Home / ---- / Paripurna LKPD 2016, DPRD Berikan Applus Atas Prestasi Pemko Padang

Paripurna LKPD 2016, DPRD Berikan Applus Atas Prestasi Pemko Padang

PADANG (LN)– Laporan Keterangan Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Padang (LKPD) Anggaran tahun 2016 secara resmi dibacakan Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah, pada Rapat Paripurna DPRD Padang, Selasa (4/7) berlangsung di gedung DPRD Padang.

Sidang Paripurna DPRD Padang dipimpin Wakil Ketua DPRD, Asrizal didampingi Wakil ketua Muhidi. Pada rapat itu, mayoritas anggota DPRD ikut hadir. Tercatat, dari 45 orang anggota DPRD Padang, hanya 4 orang yang tidak hadir  dengan keterangan 1 orang sakit dan  3 orang lainnya izin. 

Sedangkan dari pihak pemko Padang dihadiri langsung Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah dan Wawako Padang Emzalmi, serta beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Padang dan Camat Se-kota Padang.

Dari laporan Keterangan Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Padang (LKPD) Anggaran 2016 mengupas dan membahas terkait penggunaan anggaran negara tersebut.

Dalam nota tersebut, Wako menyatakan laporan keuangan tersebut sudah diaudit oleh instansi terkait sebelumnya tentang penyerapan APBD Tahun 2016.

Target pendapatan Pemko Padang 2016 Rp2 trilun, sementara yang terealisasi hanya Rp1,969 triliun atau 98,43 persen. Pendapatan terdiri atas PAD, pajak daerah, pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah.

Di samping itu, juga pendapatan dari transfer pemerintah pusat berupa dana perimbangan, yakni bagi hasil pajak, bagi hasil sumber daya alam, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, serta transfer pemerintah provinsi.

Pada Tahun Anggaran 2016, belanja yang direncanakan oleh Pemko Padang sebesar Rp2,35 triliun dan terealisasi sampai Desember 2016 Rp2,17 triliun atau 92,66 persen.

“Belanja pegawai direncanakan Rp1,201 triliun, terealiasi Rp1,179 triliun atau 98,18 persen, juga belanja barang Rp578,44 miliar dan telah terealisasikan Rp508,16 miliar atau 87,85 persen,” katanya.

Sedangkan, untuk belanja modal direncanakan sebesar Rp476,05 miliar terealiasasi Rp408,31 miliar atau 85,77 persen.

“Belanja modal ini dipergunakan untuk belanja tanah, peralatan dan mesin, belanja gedung dan bangunan, jalan, irigasi dan jaringan, serta aset tetap lainnya,” kata Mahyeldi.

Wako Mahyeldi mengharapkan masukan yang konstruktif dari para wakil rakyat untuk perbaikan kinerja Pemko Padang ke depannya.

“Kami akan sangat terbuka dengan masukan dan kritikan serta solusi dari berbagai pihak, tutur Mahyeldi.

Sementara Wakil Ketua DPRD Padang Asrizal memberikan applus atas prestasi Pemko Padang. Hanya saja, ia sangat menyayangkan rendahnya realisasi pendapatan, kedepan agar dapat lebih ditingkatkan lagi.

“Ke depannya harus ada perbaikan dan tugas eksekutif adalah bekerja dan mengeksekusi setiap pelanggaran sesuai dengan kewenangan yang dimilikinya, “ungkapnya. (*)

Check Also

Peduli Kemajuan Sumbar, Syamsu Rahim Maju Jadi Caleg DPR RI Partai

Padang (LN)–Calon legislatif (Caleg) DPR RI Drs.Syamsu Rahim lakukan temu ramah dengan pulahan wartawan dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *