Home / ---- / Pasar Belimbing Miliki Potensi, Pasar Tradisional Berkonsep Modern

Pasar Belimbing Miliki Potensi, Pasar Tradisional Berkonsep Modern

PADANG (LN)–Pasar Belimbing yang didirikan pada tahun 1984 merupakan salah satu pasar tradisional di Kota Padang yang memiliki jangkauan pelayanan yang cukup luas dan berada ditengah-tengah pemukiman padat penduduk Perumnas Belimbing.

Jarak Pasar ini dengan pasar-pasar yang sudah ada juga cukup jauh, dimana jarak Pasar Tradisional yang terdekat yaitu Pasar Siteba ± 8 km ke arah Barat.

Secara administratif Pasar Belimbing berada di Kelurahan Belimbing Kecamatan Kuranji Kota Padang yang menempati lahan seluas + 10.850 m2 yang sudah bersertifikat milik Pemerintah Kota Padang dengan luas bangunan + 4.570 m2 dengan struktur bangunan yang didominasi bangunan semi permanen.

Bangunan Pasar Belimbing yang berstruktur 1 lantai tersebut masih belum memiliki beberapa sarana dan prasarana yang kurang memadai dan masih perlu dilakukan pembangunan sehingga dapat mengakomodir jumlah pedagang yang belum tertampung serta mengatasi kesemrawutan pasar. Seperti penambahan meja batu dan sarana penunjang lainnya seperti MCK, tempat ibadah, fasilitas umum, instalasi listrik dan kantor pengelola pasar serta kawasan parkir.

Akses transportasi ke Pasar Belimbing sangat memadai karena Lokasi pasar berada di Gerbang utama Perumnas Belimbing yang menghubungkan pusat kota dengan lokasi pemukiman penduduk di wilayah Kecamatan Kuranji dan juga dilewati angkutan kota baik roda 2 maupun roda empat.

Melihat kondisi jalan yang beraspal beton sangat menjamin mobilitas penduduk dan pedagang menuju dan keluar pasar dari daerah sentra produksi, dan memiliki akses jalan yang menghubungi pasar dengan pusat-pusat pemukiman penduduk.

Upaya Pemerintah Kota Padang untuk melakukan Pembangunan dan pengembangan terhadap Pasar Belimbing telah beberapa kali dilaksanakan, seperti pada tahun 2010 lalu telah disampaikan proposal oleh Dinas Perindagtamben Kota Padang ke Pemerintah Pusat dengan usulan biaya sebesar Rp. 4,2 Milyar.

Namun kendala batasan tanah yang belum jelas dan hal teknis lainnya menjadi polemik dalam mewujudkan rencana tersebut sehingga dana tidak dikabulkan oleh Pemerintah Pusat.

Mengingat Pasar Belimbing sangat potensial dijadikan Pasar Tradisional yang berkonsep modern maka perlu dilakukan pembangunan/pengembangan sehingga terwujudnya Pasar Belimbing yang nyaman, bersih dan aman bagi pengunjung maupun pedagang itu sendiri.

 

WAKO PADANG MAHYELDI ANSHARULLAH TINJAU PASAR BELIMBING

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan, pasar yang berada di Jalan Raya Belimbing ini bakal dilakukan perbaikan dan pembangunan, diantaranya pembangunan jalan dua jalur di sekitar pasar disertai pembenahan drainase dan pembangunan 3 blok untuk pedagang.

“Semoga dengan upaya ini pasar Belimbing akan semakin menggeliat, selaku pusat perekonomian masyarakat,” katanya saat meninjau pasar Balimbing, Rabu (1/11).

Seiring dengan itu kepala Dinas Perdagangan  kota Padang, Endrizal menyatakan pembangunan blok. A1 pasar Belimbing sudah rampung bahkan sudah ditempati oleh pedagang.

Oleh karenanya, kelanjutan Pembangunan Blok.III pasar Belimbing maka Dinas Perdagangan Kota Padang akan berkoordinasi dengan dinas terkait lainya seperti dinas perhubungan guna mengantisipasi dan penataan jalur di pasar belimbing agar tidak terjadi kemacetan, sampai Endrizal.

Untuk Pembangunan kontruksi pasar pembantu Belimbing, maka Pemko Padang melalui Dinas Perdagangan Kota Padang sudah mengalokasikan dana sebesar Rp1,9 milyar melalui APBD TA.2017.

Dari hasil lelang ULP LPSE kota Padang maka ditunjuk Cv. Giotech sebagai kontraktor pelaksana pembangunan pasar Belimbing dengan harga penawaran Rp1.668.470.000

#jon/eri/fit

Check Also

Pemko Padang Lounching Lelang Dini, Percepat Transaksi Ekonomi

PADANG (LN)–Penyelenggaraan kegiatan di Pemko Padang untuk tahun 2018 kini dipercepat. Karena dipenghujung tahun 2017, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *