Home / ---- / Pemagaran Tanah Sengketa di Kelurahan Gurun Laweh Ricuh.

Pemagaran Tanah Sengketa di Kelurahan Gurun Laweh Ricuh.

Padang (LN)–Proses pemagaran tanah sengketa di Kelurahan Gurun Laweh, Lubuk Begalung Kota Padang, Selasa (6/6/2017) berlangsung ricuh. Salah satu dari pihak bersengketa memprotes, mengamuk dan bahkan mengeluarkan caci maki kepada polisi yang berjaga mengamankan pemagaran.

Pemagaran tanah di kawasan Jirek Kelurahan Gurun Laweh tersebut dilakukan oleh salah satu dari pihak bersengketa yaitu Amrida Marzuki, seluas 2.500 meter. Tindakan pemagaran tersebut diprotes oleh pihak lainnya yaitu Hartatis.

Hartatis mengamuk sambil mengeluarkan caci maki, bahkan melakukan penghadangan terhadap sebuah mobil yang membawa kayu dan seng untuk pagar tanah dimaksud. Bahkan, dia mengumpat dan mencaci maki petugas kepolisian yang tengah berjaga di lokasi dan menuding polisi berpihak kepada lawan perkaranya. Meskipun diwarnai aksi protes dan ricuh serta hujan caci maki, namun proses pemagaran tetap berjalan.

Sementara itu, terkait sengketa antara pihak Amrida Marzuki dengan Hartartis yang perkaranya belum diputus pengadilan. Ternyata muncul gugatan intervensi ke kepolisian, masih terhadap lahan yang sama. Pihak yang mengajukan gugatan intervensi adalah Zulsi Elvita.

Melalui kuasa hukumnya, Yusac David, Zulsi Elvita mengajukan gugatan intervensi dan gugatan pidana terhadap pihak Amrida Marzuki, yang dianggap melakukan pemalsuan surat-surat tanah. Zulsi memiliki tanah tersebut seluas 2 hektar dengan dasar kepemilikan adalah tanah kaum tahun 1951.

“Dasar klien kami adalah surat pagang gadai tanah tahun 1951-1958 dengan luas tanah 2 hektare. Tiba-tiba ada pihak Amrida Marzuki yang mengklaim tanah seluas 2.500 m2 dan melakukan pemagaran. Ada lagi pihak Hartatis yang mengklaim 1.000 m2. Jadi ada tiga pihak yang berperkara atas tanah ini,” kata Yusac David.

Check Also

Pawai HUT Kemerdekaan RI ke-72 Dharmasraya, Sajikan Berbagai Parade dan Kostum

DHARMASRAYA,(LN)–Masyarakat nagari amapangkuranji dan sekitarnya tumpah ruah di Jalan poros nagari, tepatnya di depan Kantor …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *