Home / ---- / Pembagunan Cekdam di Kec. Pauh Tuntas, Kecemasan Masyarakat Terjadinya Banjir Mulai Sirna

Pembagunan Cekdam di Kec. Pauh Tuntas, Kecemasan Masyarakat Terjadinya Banjir Mulai Sirna

Padang (LN)—Dinas PUPR Padang melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) terus berupaya membenahi infrastruktur pengairan, sungai dan pantai,

Dengan melakukan pembangunan baru maupun rehabilitasi infrastruktur yang telah ada.

Diantaranya, DPUPR Padang telah berhasil membangunkan Konstruksi Air (Cekdam), bertempat di kec. Pauh, kota Padang.

Pembangunan cekdam itu dilakukan agar kebutuhan air untuk lahan pertanian (sawah, ladang dan kolam) dapat terpenuhi.

Kehadiran bangunan Konstruksi Air (Cekdam) tersebut mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat.

Sebagaimana diungkapkan Salah seorang warga yang rumah tempat tinggalnya berada disekitar lokasi pembangunan cekdam itu.

Rudi mengatakan, sebagai masyarakat sekitar bangunan cekdam ini, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah Kota Padang yang telah mengalokasikan anggaran Rehabilitasi dan Pembangunan Cekdam ini.

Kami sudah lama mendambakan bangunan cekdam seperti ini. Karena, setelah sekian lama kami berada dalam kecemasan ketika hujan turun, ungkapnya.

Sebab, air mengalir di sungai Batang Kuranji ini sangat deras, sehingga khawatir tanah bantaran sungai akan tergerus oleh aliran air.

Dengan telah adanya bangunan cek dam ini, “Alhamdulillah” kekhawatiran tersebut mulai berkurang, paparnya.

Sebagaimana diketahui, pelaksanaan pekerjaan pembangunan rehabilitasi dan peningkatan cekdam dan telah selesai dikerjakan oleh CV. Serasi Bersama (SB).

Owner CV. SB, Awaluddin Rao saat diminta tanggapannya menjelaskan.

Terimakasih kepada masyarakat yang telah mendukung sehingga pelaksanaan pekerjaan konstruksi bangunan cekdam bisa terselesaikan dengan baik, ucap Rao.

Diberitahukannya, pembangunan cekdam ini menggunakan elevasi mercu sehingga permukaan air dibuat rata dengan ujung abboutman jembatan.

Itulah sebabnya, setiap kali banjir, tidak ada yang struktur yang sumbing apalagi rusak.

Terkait dengan adanya bronjong yang rusak beberapa waktu lalu, Rao menegaskan bahwa Itu tidak termasuk dalam kontrak paket pekerjaan yang dikerjakan CV. SB..

Karena Itu merupakan bronjong lama. Sementara CV. SB mengerjakan bronjong yang ada trap atas dan dicor dengan beton (pakai mantel), jelasnya.

Bahkan, ada pada bagian atas bronjong lama itu kita pasang secara cuma cuma agar badan jalan bisa bertahan karena itu akses kepemukiman penduduk.

CV. SB hanya membantu masyarakat termasuk tanah timbunan jalannya, jelas Rao.

Dan hal ini perlu kita sampaikan agar tidak adanya informasi yang simpang siur ke tengah publik, harapnya.

Tambahkan juga bahwa sebelum PHO semua persyaratan telah dipenuhi. Pembayaran pekerjaan sesuai final qunatity yang memenuhi persyaratan.

Untuk beton kita telah melakukan uji di lab.PUPR Sumbar. Sedangkan untuk pembesian kita telah lakukan sesuai gambar.

Terbukti, pekerjaan kita aman walaupun sudah beberapa kali dihantam banjir besar, jelas Rao.

#red/fit

Check Also

Bobot Proyek Renovasi dan Perluasan Gedung Kantor PN Padang Minus, PT. LPI Terancam Kena SP-1

Padang (LN)—PT. LAGA PRATAMA INTERINDO (LPI) terancam mendapatkan Surat Peringatan pertama (SP.1) oleh Pengadilan negeri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *