Home / ---- / Pembangun RKB SDN 16 Nanggalo Amburadul, CV. ANDESPAL Lecehkan Instruksi Disdik Padang dan KAK

Pembangun RKB SDN 16 Nanggalo Amburadul, CV. ANDESPAL Lecehkan Instruksi Disdik Padang dan KAK

Padang (LN)–Proyek pembangunan Bertingkat Ruang Kelas Baru (RKB) SDN 16 Kecamatan Nanggalo kota Padang sepertinya menyimpan misteri yang mengundang tanda tanya.

Berbagai hal janggal ditemukan pada proyek ini.

Proyek yang didanai APBD Kota Padang TA. 2018, menelan dana sebesar Rp1.686.687.000, dimenangkan CV. ANDESPAL JAYA BERSAMA beralamat di KOMPLEK BUMI MINANG 3A NO. 8 RT 005 / RW 001 PADANG – Padang (Kota) – Sumatera Barat, dikerjakan tanpa mengacu pada aturan berlaku.

Anehnya, meskipun sudah demikian, ternyata Dinas Pendidikan Kota Padang tidak sanggup untuk bertindak.

Kerangka Acuan kerja (KAK) serta spesifikasi umum sebagaimana yang sudah ditetapkan Kementrian PUPR RI, menjadi acuan dalam melaksanakan pekerjaan semua dilabrak.

Bahkan instruksi Dinas Pendidikan kota Padang selaku owner pada proyek tersebut pun dilecehkan.

CV. ANDESPAL JAYA BERSAMA bekerja semaunya tanpa peduli dengan ketentuan yang berlaku.

Terbukti,  ketika media ini meninjau ke lokasi pekerjaan pembangunan bertingkat RKB SDN 16 kec. Nanggalo, Sabtu (15/9).

Dari plang proyek, buku tamu, papan informasi dan direksi keet, tidak disediakan sebagaimana mestinya.

Dan sungguh keterlaluan, K3 yang menjadi hak pekerja juga dikebiri, karena tidak seorangpun pekerja ditemukan menggunakan Alat Pelindung Keselamatan kerja (APK).

“Kontraktor tidak pernah memberikan kami helm, sepatu boat, rompi, ungkap salah seorang pekerja saat ditanya media ini.

“Bahkan sudah pernah kita minta, namun hal itu tidak digubris. Tolong dibantu menyampaikan kepada kontraktor ya pak…”,harap pekerja tersebut memelas.

Sisa bongkaran material berserak kemana mana. Dikhawatirkan, tidak saja dapat melukai pekerja yang tidak menggunakan APK, tapi juga siswa yang berada di sekolah tersebut.

Meskipun Dinas Pendidikan kota Padang secara lisan juga sudah menginstruksikan kepada CV. ANDESPAL JAYA BERSAMA untuk menerapkan K3, namun tetap tidak digubris.

“Saya sudah menyampaikan kepada pihak kontraktor (CV. ANDESPAL JAYA BERSAMA) untuk melengkapi K3, namun hingga saat sekarang masih belum dilaksanakannya”, sesal Rusdi Kabid. Sarana dan prasarana (Sapras ) Dinas pendidikan kota Padang saat dikonfirmasi via telpon selular ke nomor 082170229xxx, Sabtu (15/9).

Kejanggalan lainnya, persyaratkan yang ditetapkan disaat lelang, bahwa peserta lelang (rekanan) haruslah memiliki dukungan peralatan kerja diantaranya skafolding (60 unit), bore pile, vibrator concret, stempel tangan dan sebagai nya.

Tapi semua peralatan itu tidak terlihat ada dilokasi pekerjaan.

Padahal Disdik Padang dapat memberikan sanksi tegas terhadap kontraktor nakal tersebut.

Diantaranya melakukan pemberhentikan pekerjaan (pemutusan kontrak), menolak pembayaran atau menginstruksikan perbaikan (membongkar) pekerjaan apabila tidak sesuai spek.

Sementara itu, Azwar yang mengaku sebagai petugas logistik CV. ANDESPAL JAYA BERSAMA yang dijumpai di lokasi proyek tidak mau berkomentar.

Dengan tidak diterapkannya KAK serta spesifikasi teknis, apakah dampaknya terhadap mutu pembangunan.

Hingga berita ini diturunkan, media ini masih berupaya untuk melakukan konfirmasi kepada pihak terkait la8nnya.

Tunggu berita selanjutnya…

 

#Tim

Check Also

Dicurigai, Penggunaan Besi Non SNI, Non Full dan Besi Banci Marak di Sumbar

Padang (LN)—Kekuatan struktur bangunan sanggat ditentukan oleh material yang digunakan. Struktur bangunan akan kuat dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *