Home / Pendidikan dan Kebudayaan / Pembangunan Infrastruktur untuk Tingkatkan Kualitas Anak Didik

Pembangunan Infrastruktur untuk Tingkatkan Kualitas Anak Didik

Padang (LN)–Dalam dunia pendidikan, kenyamanan dari sebuah fasilitas infrastruktur dimana tempat proses belajar dan mengajar di lakukan sangatlah penting, sebab suasana sekolah yang nyaman sudah tentu mendatangkan energy positif tersendiri bagi anak didik maupun guru yang mengajar.

Tolak ukur kenyamanan sebuah sekolah, tentu tidak bisa di ukur dari sisi keadaan ruang kelas, mobiler kelas, kantor guru, ruang perpustakaan dan labor saja. Namun keindahan dan kerapian tatanan lingkungan luar ruangan tentu juga akan menjadi nilai plus tersendiri dalam menciptakan suasana sekolah yang nyaman, dan keberadaan tatanan yang indah dan rapi pada luar ruangan dalam lingkungan sekolah sangat lah penting. Ini merupakan satu kesatuan yang tidak dapat di pisahkan antara satu dengan yang lainnya, demi tercapainya standar dalam menciptakan anak didik yang baik dan berkualitas.

Hal ini sudah menjadi perhatian pemerintah sejak dulunya. Oleh sebab itu Pemerintah Prov. Sumbar melalui DIPA Dinas pendidikan dan Kebudayaan provinsi Sumbar telah menggelontorkan miliaran APBD untuk hal ini.

Pada tahun ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan prov. Sumbar melalui Bidang Dikmen telah menganggarkan untuk pembangunan fasilitas sekolah menengah sebanyak Rp4 Miliar lebih.

Pentingnya keberadaan serta kelengkapan berbagai macam infrastruktur untuk menunjang kualitas pendidikan, maka Dinas Pendidikan Sumbar melalui Bidang Dikmen menganggarkan dana tersebut bukan hanya untuk pembangunan ruang kelas baru saja, tetapi dana tersebut juga untuk pembangunan mesjid, rumah dinas guru, asrama dan juga koridor sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Prov.Sumbar, melalui kepala Bidang Dikmen Drs.Nasmeri,M.Pd menjelaskan ‘untuk tahun 2015 ini Disdikbud Sumbar telah mengalokasikan dana sebesar 4 Miliar lebih untuk pembangunan fasilitas infrastruktur sekolah yang terbagi di tiga sekolah pada tempat yang berbeda.

Pertama untuk pembangunan SMA 2 Solok dengan total anggaran sekitar Rp1,2 M lebih. Kedua untuk SMA 3 Pasaman dengan total anggaran sebesar Rp2 M lebih. Dan yang ketiga untuk SMA 1 Sumbar Padang Panjang dengan anggaran sekitar Rp700 Juta.

Nasmeri menambahkan, saat ini kegiatan pembangunan pada tiga sekolah tersebut sedang berlansung, dan mudah-mudahan semuanya dapat berjalan dengan lancar seperti yang kita harapkan. Ungkapnya.

Ditambahkan, Ir. Nusakartika.MT, Kepala Seksi Sarana Prasarana Bidang Dikmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov.Sumbar selaku PPTK kegiatan pembangunan tersebut menjelaskan “untuk anggaran 2015 ini pembangunan SMA 2 Solok terbagi dalam tiga jenis kegiatan, diantaranya pembangunan Turap dengan anggaran Rp399 juta yang di kerjakan oleh CV.Wily Kontraktor, pembangunan Mesjid dengan anggaran Rp600 Juta yang di kerjakan oleh CV.Suriana dan pembangunan rumah dinas dengan anggaran Rp290 Juta yang di kerjakan oleh CV.Raudhatul.

Untuk pembangunan SMA 3 Pasaman terbagi dalam dua jenis kegiatan, yakni pembangunan ruang kelas baru (RKB) sebanyak 10 ruangan dan 2 buah WC dengan anggaran sebesar Rp999 yang di kerjakan oleh CV.Novandri dan pembangunan asrama siswa dengan anggaran Rp1,2 Miliar yang di kerjakan oleh CV.Jarindo Jayantara Graha.

Untuk pembangunan SMA 1 Sumbar Padang Panjang terbagi dalam dua jenis kegiatan, pembangunan rumah dinas guru dengan anggaran sebesar Rp622 Juta yang di kerjakan oleh CV.Difarmia, dan pembangunan koridor dengan anggaran Rp90 Juta yang di kerjakan oleh CV.Sasmita Jaya Utama, terang Nusakartika saat di temui beberapa waktu lalu di ruang kerjanya. (Deni/Fh)

http://targetindo.com

Check Also

Kenali Prilaku Menyimpang Anak Dari Dini, Kementrian PP-PA Gelar Sosialisasi

Padang (LN)—Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen PP-PA RI) mengelar kegiatan sosialisasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *