Home / ---- / Pemborosan Anggaran, DKK Padang Nekad Beli Thermometer Non Katalog dengan Harga Mahal

Pemborosan Anggaran, DKK Padang Nekad Beli Thermometer Non Katalog dengan Harga Mahal

Padang (LN)—Pada situasi yang serba sulit saat ini, akibat mewabahnya pademi COVID 19, DKK Padang malah melakukan pemborosan terhadap anggaran belanja.

Bahkan COVID 19 dijadikan kesempatan untuk meraup keuntungan, dengan cara memainkan trik kotor yakni membeli barang non catalog sedang di e-catalog barang tersebut tersedia dan lebih murah.

Seperti yang terlihat pada kegiatan pengadaan alat kesehatan (alkes) thermometer (alat pengukur suhu badan) yang berguna untuk mendeteksi serta mengantisipasi penyebaran covid 19.

Baca berita sebelumnya, klik disini

DKK Padang nekat memesan (order) barang non catalog (reguler) yang harganya mahal, ketimbang membeli barang di e-catalog LKPP yang harganya jauh lebih murah.

Sebagaimana surat DKK Padang, bernomor 641/205-sarana dan alkes SDK/2020, tertanggal 20 Maret 2020 perihal pemesanan alat kesehatan non-catalog ditujukan kepada PT. Sekar Guna Medika (SGM).

Adapun jenis alat kesehatan (alkes) yang dipesan (order) yakni thermometer noncontact forehead type VK-300 sebanyak 3.000 buah dengan harga satuan Rp1.102.000, dengan total harga Rp3.306.000.000.

Anehnya, di e-catalog LKPP tersedia alat pengukur suhu badan microlife forehead thermometer, harga satuan Rp364.000, yang perusahaan penyediaannya sama, yakni PT. Sekar Guna Medika (SGM).

Artinya, DKK Padang lebih cendrung memesan produk alkes non e-catalog yang lebih mahal ketimbang produk alkes e-catalog yang harganya jauh lebih murah, meskipun fungsi dan kegunaannya alat itu sama, sebagai alat pengukur suhu badan.

Akibatnya, terjadi pemborosan anggaran negara pada kegiatan pengadaan alkes Thermometer ini.

Terkait dengan hal itu, kepala DKK Padang Ferry Mulyani saat dikonfirmasi via telpon selular ke nomor 0813-6347-4xxx, Selasa (15/4) mengatakan, Alkes Thermoneter itu sudah datang beberapa hari lalu.

Awalnya, Pemesanan sebanyak 3.000 buah, namun berubah menjadi 2.000 buah.

Bahkan alkes tersebut, sebagiannya sudah disalurkan untuk puskesmas, jelasnya.

Namun untuk lebih jelasnya, sebaiknya langsung konfirmasi kepada PPK Pengadaan alkes non catalog, Novita Latina, sarannya.

Mengikuti saran yang disampaikan Kepala DKK Padang itu, maka media ini mencoba menghubungi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan Alkes non catalog, Novita Latina namun telponnya tidak diangkat

Begitu juga ketika dikonfirmasi untuk ke dia kalinya ke pesan whatsap melalui nomor 0813-6771-6xxx, Selasa (15/4), juga tidak memberikan jawaban.

Kuat dugaan, pada kegiatan pengadaan Thermometer ini mengalir kompensasi (fee) kepada oknum pejabat DKK Padang.

Dan untuk mengungkap hal itu, media ini masih berupaya mengumpulkan informasi, data serta konfirmasi kepada pihak terkait.

Tunggu berita selanjutnya.

#fit

Check Also

Pokdarkamtibmas Sumbar Peduli Covid 19, Salurkan 100 Paket Sembako untuk Pers

Padang (LN)—Pokdarkamtibmas Sumbar membagikan 100 paket sembako kepada insan pers, Sabtu (16/5) Dilakukannya hal itu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *