Home / ---- / Pemprov Sumbar Serahkan Bonus Atlit Pospenas dan Paralympic

Pemprov Sumbar Serahkan Bonus Atlit Pospenas dan Paralympic

Padang (LN)–Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) ke-7 di Banten telah selesai diakhir tahun 2016 lalu, peraih medali diberikan bonus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar.

Penyerahan bonus kepada santri pondok ini diserahkan Gubernur diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumbar, Selasa (7/3) di Asrama haji Tabing Padang.

Penyerahan bonus Atlit Pospenas ini bersamaan dengan penyerahan bonus Atlit Paralympic (penyandang difabel) yang dilaksanakan di Bandung tahun 2016 lalu.

Dalam waktu yang sama juga dilaksanakan pembukaan Pekan Paralympic Pelajar Daerah (PeparPelda) Tingkat Sumbar yang diikuti ratusan penyandang difabel. Hadir Kadispora, Kakanwil Kemenag diwakili Kabid Pakis bersama beberapa Kakan Kemenag dan pejabat dilingkungan Pemrov Sumbar.

Kepala Bidang Pakis H. Kardinal dalam sambutannya mengucap terimakasih tak terhingga kepada Pemprov yang telah memberi perhatian luar biasa kepada pedidikan agama terutama pondok pesantren.

Diakuinya, sampai saat ini Kementerian Agama belum mampu menyediakan anggaran untuk pemberian bonus bagi peraih prestasi terutama di tingkat nasional. “Kami sangat bersyukur atas diberikannya bonus kepada santri yang telah mempersembahkan prestasi pada ajang Pospenas”, ungkap Mantan Kakan kemenag Kab. Solok ini.

Di kesempatan ini lanjut Kabid Pakis ini, santri pondok pesantren berkumpul dengan pelajar se Sumatera Barat ini pertanda bahwa kehidupan beragama di Sumatera Barat akan semakin baik. Mereka ini akan menjadi tanggungjawab dan perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Kepada santri dan ratusan pelajar yang hadir Kardinal berpesan tetap belajar dengan sungguh-sungguh.

Terakhir kepada peserta PeparPelda yang akan berlangsung setelah kegiatan pembukaan dan penyerahan bonus ini, H. Kardinal juga berharap bisa berlomba dengan baik dan mudah-mudahan melahirkan atlit terbaik Sumatera Barat yang akan berbicara di Tingkat Nasional, harap Kardinal.

Sementara Priyadi Syukur Kadispora Sumbar menyampaikan pemberian bonus ini bagian dari support atau dukungan untuk membangun prestasi. Ia berharap ke depan prestasi agar lebih ditingkatkan. Namun diakuinya, ini semua tergantung pada program dan kegiatan yang kita laksanakan, paparnya.

“Walaupun dengan dana, sarana dan prasarana yang terbatas ditambah lagi pemotongan anggaran, atlit Sumbar masih diperhitungkan di tingkat Nasional. Sampai saat ini prestasi Sumbar di nasional rata-rata masih berada di posisi lima besar, ungkapnya.

Untuk mendukung program provinsi Priyadi tak lupa berpesan kepada kabupaten dan kota memberikan suppor atau dukungan kepada atlit baik dalam bentuk program dan kegiatan maupun ketika pemberangkatan ke tingkat nasional. Dengan demikian ia optimis raihan prestasi kita lebih baik ke depannya, begitu harapan Kadispora diakhir sambutannya.

Diujung kegiatan dilaksanakan moent yang ditungu-tunggu atlit, penyerahan bonus bagi peraih medali. Untuk Atlit Pospenas diberikan kepada atlit enam cabang lomba.

Diantaranya, medali perak cabang fashion islami putra dengan bonus sebesar 10 juta rupiah. Untuk Medali Perunggu, pencak silat kelas c putri atas nama Tia Mulya Rezli, pencak silat kelas f putri atas nama Putri Ayuni, pencak silat kelas H putri tas nama Dwi Wardina Sari masing memperoleh bonus 5 juta rupiah.

Selanjutnya masih peraih medali perunggu cabang seni lukis islami atas nama Hanifa Ramadanti dan cabang fashion islami atas nama Syaratul Wifah yang juga menerima bonus 5 juta rupiah. Sementara untuk cabang olahraga bola basket putra eraih medali perunggu beregu dengan bonus 20 juta rupiah. Usai penyerahan bonus kegiatan ditutup dengan foto bersama.(hms)

Check Also

BKKBN Sumbar “Impoten”, PT. Delapan Pilar Bekerja Tanpa K3 Dibiarkan

Padang (LN)—Satu lagi ditemukan perusahaan nakal, bekerja semaunya tanpa aturan yang sudah ditetapkan demi bisa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *