Home / ---- / Pengusaha dan Sopir Angkot Gelar Unjuk Rasa, Tolak Operasional Tambahan Bus Trans Padan

Pengusaha dan Sopir Angkot Gelar Unjuk Rasa, Tolak Operasional Tambahan Bus Trans Padan

PADANG (LN)—Para pengusaha dan sopir angkot di kota Padang menggelar aksi unjuk rasa menolak beroperasinya 10 unit tambahan bus Trans Padang dalam jaringan (daring) di Kota Padang ke gedung DPRD Kota Padang,  Senin (28/8).

Aksi unjuk rasa yang dimulai sekira pukul 09.30 Wib mendapat tanggapan dari DPRD Kota Padang. DPRD Kota Padang melakukan mediasi dengan perwakilan pengusaha dan sopir angkot.  

Dalam mediasi itu. ada beberapa hal yang menjadi tuntutan para pengusaha dan sopir angkot yakni meminta pemerintah Kota Padang untuk menertibkan angkutan yang beroperasi daring serta menetapkan tarif untuk angkutan daring.

Sebagaimana diungkapkan, Ketua Organda Kota Padang, Syofwan mengatakan, Dari hasil mediasi,  ada beberapa kesepakatan yang tercapai yakni operasional 10 unit bus Trans Padang dihentikan selama 3 hari, terhitung 29 sampai 31 Agustus 2017.

Selama tiga hari itu, harus ada kesepakatan antara PT ABG sebagai pemenang lelang dengan Koperasi Persoka terkait pengoperasionalan 10 unit bus Trans Padang tersebut,” cakapnya.

Selain itu, Dinas Perhubungan diminta untuk menertibkan izin trayek yang ada di Kota Padang, yaitu 419, ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra usai menerima pengunjuk rasa mengatakan, kesepakatan yang telah dicapai harus dijalani terlebih dahulu.

“Kita jalani dulu kesepakatan ini, dan kita minta angkot untuk beroperasi lagi. Kasihan kita pada masyarakat,” sampai Wahyu.

#Ln/fh/by

Check Also

Berikan Pelayanan Maksimal Kepada Masyarakat, Gedung Penyuluhan KB Kec. Padang Utara Dibangun

PADANG (LN)—Kantor camat Padang Utara kini semakin lengkap dengan dibangunannya gedung penyuluhan Keluarga Berencana (KB). …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *