Home / ---- / Peredaran Besi Baja SNI Palsu Marak Dipasaran, Siapa yang Bertanggungjawab ?

Peredaran Besi Baja SNI Palsu Marak Dipasaran, Siapa yang Bertanggungjawab ?

Cap Standar Nasional Indonesia (SNI) yang terdapat pada barang/produk merupakan sebuah jaminan bagi konsumen.

Sertifikat SNI, diterbitkan Badan Standar Nasional (BSN) melalui proses pengujian, baik dari kadar hingga komposisi yang terkandung dalam produk tersebut.

Dengan adanya tanda SNI  maka produk tersebut sudah dinyatakan sesuai dengan mutu/kwalitas dan layak untuk dikonsumsi/digunakan.

Dengan adanya Cap SNI ini tentunya sanggat membantu masyarakat/konsumen dalam memilih produk yang aman dan nyaman untuk dikonsumsi/digunakan.

Karena, dipasaran begitu banyak beredar berbagai merk barang Non SNI.

Parahnya, beredarnya produk bertanda SNI palsu/caplokan  sehingga masyarakat/konsumen tidak dapat membedakan antara asli atau palsu.

Walaupun UU No.20 tahun 2014 sudah memberikan ancaman kepada pelaku dengan hukuman kurungan dan denda, tapi Peredaran produk SNI Palsu ini kian marak di pasaran indonesia.

Kenapa bisa demikian…?

Seperti halnya, besi baja termasuk salah satu produk yang wajib SNI.

Namun dipasaran, begitu banyak produk besi baja yang menggunakan cap SNI Palsu, karena merk tersebut tidak terdaftar di BSN.

Mirisnya, Penggunaan besi baja SNI Palsu ini sudah merambah pada proyek proyek pemerintah yang menggunakan dana APBN/APBD.

Siapakah yang bertanggung jawab..?

 

#penulis : pemerhati pembanguban

#pimpinan redaksi media Laksus News, Fitrahtul. H. Djohor

Check Also

Rapat Pleno Terbuka KPU Sumbar, Jumlah DPT Bertambah 76 Ribu

PADANG (LN)–Jumlah pemilih di Sumatera Barat pada Pemilu 2019 bertambah 76.242 orang. Sehingga total pemilih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *