Home / ---- / Personil Inti Lapangan Tidak Sesuai Dokumen, PT.RUHUL FATEYA CONTRACTOR Gunakan SKA K3 Komersil

Personil Inti Lapangan Tidak Sesuai Dokumen, PT.RUHUL FATEYA CONTRACTOR Gunakan SKA K3 Komersil

PADANG (LN)—Melanjutkan berita sebelumnya berjudul “Diduga, PT. Ruhul Fateya Contractor (RFC) Gunakan SKA K3 Pinjaman, Kangkangi UU K3”.

(baca : http://laksusnews.com/personil-inti-di-lapangan-tidak-sesuai-dengan-dokumen-pt-ruhul-fateya-contractor-gunakan-ska-k3-komersil/

Personil inti PT. Ruhul Fateya Contractor (RFC) yakni Petugas K3 yang seharusnya berada dilapangan melakukan pelaksanaan Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada pekerjaan Peningkatan dan Rehabilitasi Saluran Drainase Paket 2 hanya fiktif belaka.

Disinyalir, SKA K3 yang digunakan PT. Ruhul Fateya Contractor (RFC) dikomersilkan (rental) hanya sebagai pelengkap syarat administrasi guna mendapatkan proyek Peningkatan dan Rehabilitasi Saluran Drainase Paket 2.

Untuk mengetahui kebenaran, Tim Laksus melakukan investigasi ke instansi-instansi terkait.

Dan untuk mengetahui siapa nama pemilik Sertefikat Keterangan Ahli (SKA) Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang digunakan PT.RUHUL FATEYA CONTRACTOR untuk mendapatkan proyek pekerjaan Peningkatan dan Rehabilitasi Saluran Drainase Paket 2 masih menjadi tandatanya.

Karena, ketika Tim mendatangi ke Pokja III ULP Kota Padang selaku penyelenggara pengadaan barang/jasa pemerintah secara elektronik belum berhasil dikonfirmasi, Senin (3/9).

Sementara itu, menurut keterangan Sekretarsi ULP Kota Padang yang sekaligus merangkap sebagai Ketua Pokja V ULP Kota Padang, Melvi menjelaskan, “ULP Kota Padang hanya bertugas dan bertanggungjawab sebatas lelang. Dan setelah proses lelang selesai dan pemenang sudah ditunjuk maka diserahkan kepada SKPD terkait untuk pelaksanaan teknis pekerjaan tersebut”.

Dijelaskannya, Untuk bisa menetapkan perusahaan menjadi pemenang Pokja melakukan evaluasi Administrasi, Teknis dan Harga.

Dalam hal itu, perusahaan calon pemenang wajib menghadirkan seluruh personil yang tercantum dalam struktur perusahaan serta mununjukan surat asli yang dimiliki sebagaimana tercantum dalam dokumen penawarannya.

Kenyataannya, personil yang dihadirkan pada saat klarifikasi dihadapan Pokja, tidak sesuai dengan personil yang ada di lapangan. Seperti petugas K3 yang dicantumkan dalam dokumen penawaran PT.RUHUL FATEYA CONTRACTOR sama sekali tidak terlihat “batang hidungnya” dilokasi pekerjaan.

Sebagaimana yang tercantum dalam dokumen bahwa, “Personil inti adalah orang yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan”.

Personil inti dan/atau peralatan yang ditempatkan harus sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Penawaran. Penggantian personil inti dan/atau peralatan tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan sertefikat kualifikasi setara dengan yang digantikannya, riwayat hidup, pengalaman kerja personil inti yang diusulkan beserta alasan penggantian”.

Apabila mengacu pada ketentuan diatas, jelas-jelas PT.RUHUL FATEYA CONTRACTOR membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan sebagaimana disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan kontrak pekerjaan Peningkatan dan Rehabilitasi Saluran Drainase Paket 2.

SKA K3 Siapakah yang digunakan PT.RUHUL FATEYA CONTRACTOR untuk mendapatkan pekerjaan Peningkatan dan Rehabilitasi Saluran Drainase Paket 2 ? Tunggu hasil investigasi selanjutnya...(Tim)

Check Also

Peduli Kemajuan Sumbar, Syamsu Rahim Maju Jadi Caleg DPR RI Partai

Padang (LN)–Calon legislatif (Caleg) DPR RI Drs.Syamsu Rahim lakukan temu ramah dengan pulahan wartawan dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *