Home / ---- / Peserta JKN-KIS Disuruh Beli Obat, LAPORKAN Klinik/RS Ke BPJS

Peserta JKN-KIS Disuruh Beli Obat, LAPORKAN Klinik/RS Ke BPJS

PADANG (LN)—Adanya keluhan Peserta jaminan kesehatan nasional kartu Indonesia sehat (JKN-KIS) yang di rawat inap/jalan yang dikenakan biaya tambahan oleh pihak klinik/rumah sakit menuai sorotan.

Prilaku Klinik/rumah sakit yang nakal menyuruh peserta JKN KIS untuk pembelian obat di luar dengan alasan obat tidak tersedia,  atau adanya biaya tambahan perawatan dan lain sebagainya, disinyalir sebagai modus untuk meraup keuntungan yang bertentangan dengan ketentuannya.

Sebagaiman dikeluhkan salah seorang peserta JKN KIS yang enggan namanya disebutkan mengungkapkan rasa kecewanya karena harus membayar biaya tambahan perawatan di RSIA. Restu ibu beberapa hari lalu.

Dengan cara melakukan intervensi halus mendesak pasien sehingga mau tidak mau pihak keluarga harus merogoh kocek biaya tambahan perawatan.

Ada lagi, peserta JKN KIS yang disuruh untuk membeli obat keluar dengan alasan obat tidak ada.

Terkait hal itu, BPJS Kesehatan Padang melalui staf Komunikasi Publik, Bobby saat dikonfirmasi di kantor BPJS Padang beberapa hari lalu mengatakan pihak klinik/rumah sakit yang sudah kerjasama dengan BPJS tidak dibenarkan membebankan biaya tambahan ini dan itu kepada peserta JKN KIS.

Karena, disaat seseorang sudah terdaftar sebagai peserta JKN KIS aktif lalu diagnosa mengidap penyakit maka sejak itu seluruh biaya penggobatan, tindakan medis, perawatan dan sebagainya sudah ditanggung BPJS hingga sembuh.

Jadi tidak ada alasan klinik/rumah sakit untuk  menggenakan biaya tambahan kepada peserta JKN KIS karena seluruh biaya sudah ditanggung BPJS, tegasnya lagi.

Apabila ada klinik/rumah sakit yang menyuruh pasien/ peserta JKN KIS untuk pembelian obat ataupun lainnya maka itu tidak benar.

Peserta JKN KIS dapat melaporkan tindakn klinik/rumah sakit tersebut ke kantor BPJS, saran Bobby.

Jumlah peserta JKN KIS BPJS kesehatan Padang per-oktober 2017 tercarat sebanyak 1.439.000 atau 65 persen dari jumlah penduduk di 5 kab/kota (Padang, pariaman, padang pariaman; Pesisir selatan dan Mentawai.

Check Also

Pemko Padang Lounching Lelang Dini, Percepat Transaksi Ekonomi

PADANG (LN)–Penyelenggaraan kegiatan di Pemko Padang untuk tahun 2018 kini dipercepat. Karena dipenghujung tahun 2017, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *