Home / ---- / Pokja ULP PJN I Sumbar Nekat, Menangkan Perusahaan “Identitas Tidak Jelas”

Pokja ULP PJN I Sumbar Nekat, Menangkan Perusahaan “Identitas Tidak Jelas”

Padang (LN)—Pokja ULP Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) I Sumbar dinilai nekat dan tidak profesional.

Yang mana, pokja sudah memenangkan perusahaan (rekanan) yang tidak jelas identitasnya.

Diduga, Alamat kantor yang digunakan tidak sesuai dengan dokumen yang dimasukan pada proses lelang (tender).

Sebagaimana diketahui, dari hasil pengumuman LPSE pu.go.id, pada paket pekerjaan PENGGANTIAN JEMBATAN SILAOINAN CS KEPULAUAN MENTAWAI II, PT. Amar Permata Indonesia (API) ditunjuk sebagai pemenang lelang.

PT. Amar Permata Indonesia (API) berada pada nomor urut 3, dengan harga penawaran Rp29.959.698.274, beralamat kantor di jl. S.Parman No.31 Ulak karang Utara RT.002 RW.002, Kota Padang.

Ketika ditinjau ke alamat sebagaimana tercantum, ternyata diketahui alamat kantor tersebut tidak ada di jl. S.Parman Ulak karang Utara RT.002 RW.002, Kota Padang.

Ironis, pokja ULP Sarker PJN I Sumbar nekat memenangkan perusahaan yang tidak jelas identitasnya.

Seperti yang diungkapkan Ketua RT.002 RW.002 Kel. Ulak Karang Utara Padang (UKU), Syahrial saat dikonfirmasi media ini, Selasa (3/4) mengatakan, “Di wilayahnya (RT.02 RW02 UKU) tidak ada alamat/rumah bernomor 31, karena disini menggunakan nomor besar (ratusan)”.

Keterangan itu diperkuat oleh salah seorang warga, Net pedagang nasi yang ada di UKU mengatakan, “Setahu saya di jln. S. Parman UKU ini tidak ada nomor 31”.

Terkait hal itu, ketua Panitia lelang Pokja ULP Sarker PJN I Sumbar, Rhamadona Andi, didampingi anggota Pokja Yasril Rahim, saat dikonfirmasi Senin (2/4) di ruang kerjanya, jln. Kh. Sulaiman Padang juga mengakui bahwa alamat kantor PT. API sebagaimana yang ada pada dokumen penawaran tidak sama dengan pengumuman yang ada di LPSE pu.go.id.

Namun Andi enggan untuk menyebutkan dimana alamat PT. API yang ada dalam dokumen penawaran, dengan alasan menjaga kerahasiaan perusahan peserta lelang.

Bahkan Andi selaku Ketua Pokja ULP Sarker PJN I Sumbar juga mengakui tidak melakukan pengecekan terhadap alamat perusahaan (peserta) lelang.

“Tidak mungkin panitia melakukan pengecekan alamat perusahaan/peserta satu persatu karena lelang dilakukan secara nasional dan bisa jadi alamat perusahaan/peserta tersebut berada di luar Sumbar”, ulasnya.

Sambungnya, pokja hanya pemeriksaan dokumen, sesuai dengan aturan pada Perpres 04/2015, jelas Andi.

Sementara itu, PT. API hingga berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi.

Guna mendapatkan informasi lebih lanjut, maka media ini masih berupaya untuk melakukan konfirmasi kepada pihak terkait lainnya.

Tunggu berita selanjutnya. (Tim)

Check Also

Pjs. Wako Padang Bersama Kapolda Sumbar Komit Tingkatkan Sinergitas dan Netralitas Pilkada Serentak

Padang (LN)–Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Padang, Drs. Alwis mengikuti Upacara Gabungan antara TNI, Polri dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *