Home / ---- / Proyek Konsultansi MK Pembangunan Gd. Pendidikan SBSN UIN IB Padang Disorot, Aroma Kongkalikong Tercium

Proyek Konsultansi MK Pembangunan Gd. Pendidikan SBSN UIN IB Padang Disorot, Aroma Kongkalikong Tercium

Padang (LN)—Lelang proyek di kampus Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang mendapat sorotan.

Ulah kurang cermat dan profesionalnya pejabat berwenang (PPK/PPTK) dalam pembuatan dokumen lelang, berpotensi merugikan negara dan peserta lelang.

Yang mana, antara Kerangka Acuan Kerja (KAK) dengan Harga Perkiraan Sementara (HPS) tidaklah sinkron.

Anehnya, Walaupun demikian namun proses tender tetap berjalan.

Baca juga berita terkait lainnya, klik disini

Hal itu terungkap, dari pengakuan salah seorang peserta tender di UIN IB Padang, sebut saja “MR” kepada media ini beberapa waktu lalu.

Disebutkannya, Seperti halnya yang terjadi pada Paket kegiatan “Konsultansi Manajemen Konstruksi Pembangunan Gedung Pendidikan SBSN UIN Imam Bonjol Padang, dengan pagu dana sebesar Rp8.874.173.000.

Pada dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK) dinyatakan bahwa penyusunan tenaga ahli untuk biaya Personel berdasarkan kepada Permen PU tentang renumerasi tenaga ahli.

Sementara jika di input renumerasi setelah dikali dengan indeks provinsi Sumbar 0,915 berdasarkan kepada tabel tahun dan lamanya pengalaman tenaga ahli sebagaimana disyaratkan, maka biaya personel jauh berada diatas HPS, dengan total jumlahnya sebesar Rp9 milyar.

Bahkan, ketika dilakukannya anwijzing, PPK/PPTK juga tidak mampu menjelaskan secara teknis kepada peserta yang ada, ulasnya.

Herannya, meskipun seperti itu namun proses tender tetap dilaksanakan, dan pada saat ini sudah sampai pada tahap “pengumuman pemenang”

Hal ini tentunya menimbulkan pertanyaan, bagaimana cara Pokja menetapkan serta melakukan penilaian pada lelang tersebut, ucapnya heran.

Terindikasi, adanya konspirasi busuk bagi bagi “kue proyek”, dengan cara melakukan rekayasa guna bisa memenangkan perusahaan yang sudah dijagokan.

Sejak awal sudah tercium aroma kongkalikong pada paket ini, disinyalir dokumen lelang sudah bocor sebelum proses tender dimulai, ungkapnya.

Oleh karena itu, Untuk paket pekerjaan Konsultansi Manajemen Konstruksi Pembangunan Gedung Pendidikan SBSN UIN Imam Bonjol Padang, sebaiknya ditinjau ulang, agar tidak merugikan negara ataupun peserta lelang lainnya, sarannya.

Dilain pihak, PPK kegiatan Konsultansi Manajemen Konstruksi Pembangunan Gedung Pendidikan SBSN UIN Imam Bonjol Padang, Testru Hendra saat dikonfirmasi, Senin (22/4) terkait hal tersebut via telpon selular/WA ke nomor 081363336xxx masih belum dapat ditemui, karena ada rapat.

Namun melalui pesan singkat menjawab, “Apanya yang salah?”

Hingga berita ini diturunkan, media ini masih berupaya mengumpulkan data ataupun informasi dari sumber terkait lainnya guna mengetahui kejelasannya.

 

Tunggu berita selanjutnya.

 

#tim

Check Also

PT. Arminareka Perdana Pariaman Berikan Kemudahan CJH dan Umroh Berangkat ke Tanah Suci.

Pariaman (LN) -Biro perjalanan haji dan umroh PT. Arminareka Perdana cabang Pariaman turut meramaikan event …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *