Home / ---- / PT. BSS Mungkir Janji, Warga Mangopoh “Blokir” Jalan Masuk Pabrik

PT. BSS Mungkir Janji, Warga Mangopoh “Blokir” Jalan Masuk Pabrik

Agam (LN)–Pasca pembuatan portal oleh masyarakat Manggopoh kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam, puluhan mobil gagal masuk ke pabrik TBS PT BSS terhitung sejak, Jumat 4 April 2018.

Kejadian penutupan jalan tersebut berawal dari ketidakpuasan warga terhadap Pabrik PT. BSS.

Yangmana PT. BSS dinilai sudah mangkrak dari komitmen (janji) yang pernah disepakati.

Ketua pemuda Burhan Zulfa melalui wakil ketua pemuda jorong dua Batu Ampa Jono mengatakan, PT. BSS sejak berdiri hingga sekarang belum merealisasikan janjinya kepada warga Dusun satu jorong dua Batu Ampa. Dan portal ini tidak akan dibuka hingga PT. BSS merealisasikan janjinya, ucapnya dengan nada kesal.

Zulfa mengatakan kami melakukan ini agar pihak perusahaan segera menyelesaikan permasalahan teesebut, dengan menempati janji-janji yang telah di sepakati.

Sejak awal berdiri pabrik PT. BSS sampai sekarang, tidak menempati janjinya kepada masyarakat, jelas zulfa.

Pemuda jorong Batu hampar diminta pihak Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) lakukan pemungutan serta pembagian hasil sesuai prosedur. Bukannya seenak dewe’ menjadikan warga kami sebagai sopir Oyak (serap), kata Zulfa geram.

Selain itu, Sambungnya lagi, penerimaan karyawan di PT. BSS agar dilakukan secara transparan, dirikan klinik kesehatan, dan lakukan pemeriksaan gratis terhadap warga kami setiap 6 bulan sekali, sesuai dengan dokumen Amdal yang di terbitkan 2015 lalu serta melakukan sosialisai terkait amdal, harapnya.

Bahkan pihak PT. BSS terkesan melakukan intimidasi kepada masyarakat. Dengan cara menakut-nakuti masyarakat dengan menyewa orang suruhan.

Ditegaskannya, kami siap bertumpahan darah untuk perut dan harga diri kami, ucap Zulfa lantang.

Lebih lanjut,  saat ini 5/5 kami warrga  dusun satu Jorong dua Batu Ampa,  serta ninik mamak sako dan pusako adat salingka Nagari melakukan negosiasi dengan pihak PT BSS di kantor Wali Nagari manggopoh untuk mencari
penyelesaian sampai perusahaan bersedia memenuhi komitmen-komitmen yang di sepakati.

Dan segera mensosialisasikan Amdal Upl/Ukl. Pada intinya kami tidak bisa di berikan janji-janji,kami butuh bukti, imbuhnya

Sementara itu, Di hari yang sama Sabtu (5/5) Ridho salah satu Karyawan PT BSS tersebut yang mewakili Pimpinan PT BSS saat dikonfirmasi mengatakan, PT BSS akan meninjau perjanjian yang di katakan warga tersebut.

Dan hari ini kami dari PT BSS mengundang Warga Dan Ninik mamak untuk mendudukan permasalahan ini.

Disisi lain Jono pemuda Jorong Batu Hampar menambahkan pada awak Media Sabtu 5/5 sekitar jam 17 :00 sore dapat kesepakatan.untuk penyelamatan TBS masyarakat, mobil di perbolehkan masuk Pabrik, kami selaku warga juga menghargai hasil kesepakatan tersebut antara pihak manajemen dengan ninik mamak yang di pasilitasi Pemerintah Nagari. Imbuhnya lagi

Ulas Jono, pertemuan lanjutan terakhir  antara warga,ninik mamak, dan pihak manajemen PT BSS. Untuk penyelesaian sengketa.pungkas Jono pada FHI, Rabu (9/5).

Dihari yang sama ketika awak FHI menghubungi  salah satu humas Pt BSS yaitu Ridho sekitar jam 13:00 wib melalui via whatshapnya ridho , terkait hal tersebut, Ridho tidak memberikan jawabannya .

 

#Tim

Check Also

Hari Bhakti PUPR ke-73 di Sumbar, Kerjasama dan Kekompakan Kunci Suksesnya Pembangunan Insfrastruktur

Padang (LN)–Untuk dapat menyelesaikan tugas pembangunan infrastruktur, maka insan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *