Home / ---- / Kekurangan Ruangan, Puskesmas Pauh Direhabilitasi

Kekurangan Ruangan, Puskesmas Pauh Direhabilitasi

PADANG (LN)–Puskesmas Pauh dalam waktu dekat akan segera direhabilitasi. Yangmana, kondisi bangunan Puskesmas yang ada sekarang, masih terdapat banyak ¬†kekurangan ruangan seperti ruang kerja untuk pelayanan pasien, baik itu dari segi rawat inap maupun segi pelayanan administrasi.

Dilakukannya pembangunan puskesmas ini sanggatlah penting untuk meningkatkan fasilitas pelayanan kepada masyarakat, terciptanya bangunan puskesmas yang nyaman dan aman, terutama untuk meningkatkan program visi dan misi puskesmas itu sendiri.

Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, yang juga selaku Pengguna Anggaran (PA) kegiatan Rehabilitasi Puskesmas Pauh, dr. Ferimulyani Hamid, M. Biomed di Padang.

Kegiatan Rehabilitasi Puskesmas Pauh hingga kini masih dalam proses, menunggu dilakukannya penandatanganan kontrak dengan perusahaan pemenang yaitu Cv. Famili Pembangunan.

lihat : http://lpse.padang.go.id/eproc/lelang/pemenang/1473624

Rekanan yang sudah ditunjuk sebagai pelaksana kegiatan ini hendaknya mampu untuk melaksanakan pekerjaan yang sesuai dengan gambar kerja serta Rencana kerja dan syarat-syarat yang telah dibuat oleh konsultan perencana, harap Ferimulyani.

Dijelaskannya, Sumber dana untuk kegiatan ini berasal dari DAK 2017 yang dituangkan dalam DPA Kota Padang, Cq. Dinas Kesehatan Kota Padang, dengan Pagu anggaran Rp1.728.753.000.

Dengan beberapa item pekerjaan, diantaranya lantai dasar terdiri pekerjaan pondasi, pekerjaan beton/dinding, pekerjaan kap/atap, pekerjaan plafond, pekerjaan plesteran, pekerjaan lantai, pekerjaan pintu/jendela, pekerjaan pengecatan, pekerjaan perlengkapan dalam, pekerjaan perlengkapan luar

Dan selanjutnya lantai tingkat, terdiri pekerjaan beton/dinding, pekerjaan kap/atap, pekerjaan plafond, pekerjaan plesteran, pekerjaan lantai, pekerjaan pintu/jendela, pekerjaan pengecatan, rekapitulasi, pekerjaan perlengkapan dalam.

Ditambahkannya, untuk jangka waktu pelaksanaan pekerjaan konstruksi selama 150 hari kalender terhitung sejak Surat perintah mulai kerja (SPMK) ditandatangani dan waktu pemeliharaan selama 180 (seratus delapan puluh) hari kalender setelah serah terima pertama dilaksanakan. (*)

Check Also

DPR Padang Desak Pjs. Wako Tindak Kabag Kesra, Diduga Lakukan Pelanggaran Berpihak Pada Salah Satu Paslon

Padang (LN)—Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Maidestal Hari Mahesa mendesak Pejabat Sementara (Pjs) Walikota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *