Home / ---- / Rp60 Milyar APBD Sumbar Habis untuk Perjalanan Dinas Gubernur Keluar Negeri, DPRD Pertanyakan Hasilnya

Rp60 Milyar APBD Sumbar Habis untuk Perjalanan Dinas Gubernur Keluar Negeri, DPRD Pertanyakan Hasilnya

Padang (LN)— Sejak enam tahun kebelakang, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno beserta OPD sudah menghabiskan dana ABPD Sumbar sekitar Rp60 Miliar (@Rp10 milyar pertahun) untuk perjalanan ke luar negeri.

Namun, apa hasilnya yang diperoleh untuk Sumbar, tanya Ketua Fraksi Demokrat yang anggota Komisi I DPRD Sumbar HM Nurnas kepada sejumlah wartawan di DPRD Sumbar, Senin (1/7/19).

Karena, sejauh ini belum pernah Pemprov Sumbar membawa hasil dari setiap perjalanan yang bertajuk, penjajakan Kerjasama dan Investasi tersebut.

Bahkan, anggaran untuk ke luar negeri menelan anggaran yang cukup besar, akan tetapi sejauh ini belum ada hasilnya untuk kemajuan Sumbar, ungkap Nurnas

Disebutkannya, pada setiap perjalannya ke luar negeri, Gubernur Irwan Prayitno selalu memboyong sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bahkan pernah juga direktur dan komisaris BUMD. Namun sejauh ini, nyaris tak ada hasilnya.

Seperti halnya pada tahun 2018, untuk perjalanan dinas Gubernur dan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Sumbar menghabiskan dana sebesar Rp11 milyar lebih.

Yang sanggat mengherankan, dalam hal ini DPRD Sumbar tidak pernah dilibatkan.

Seharusnya, jika hal itu memang bertujuan untuk kepentingan Sumbar, tentunya Gubernur tidak hanya membawa OPD semata, melainkan juga DPRD Sumbar sebagai mitra kerja, ucapnya heran.

Sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 23 tahun 2014, secara jealas dinyatakan bahwa Gubernur dan DPRD adalah pemerintahan yang merupakan mitra sejajar, jelas Nurnas mengingatkan.

Terkait dengan kunjungan kerja luar negri gubernur pada  2018 ini, semestinya Pemprov Sumbar membuat laporan hasil perjalanan tersebut kepada DPRD, saran politisi senior dari Partai Demorkat Sumbar ini.

“Supaya apa yang dilakukan dan dibicarakan serta hasil dari perjalanan dinas luar negeri itu dapat diketahui, termasuk soal usaha maksimal Pemprov menarik investor atau menjalin kerja sama dengan negara lain,” ujar Nurnas.

Pernyataan Nurnas bukan tidak beralasan, karena di PP Nomor  28 tahun 2018 dinyatakan, Pemprov melakukan kerjasama dengan pihak luar harus meminta keputusan persetujuan DPRD.

Dan paling lambat 45 hari, DPRD mengeluarkan keputusan. Dan paling lambat 30 hari setelah keputusan DPRD itu sudah diserahkan pada Menteri Dalam Negeri.

“Tapi apa sampai saat ini untuk ke Luar Negeri anggaran 2018, kalau ada perjanjian kerjasama untuk disetujui DPRD, sepengetahuan saya tidak ada. Dan kita (DPRD,red) tidak pernah tahu hasil perjalanan gubernur ke luar negeri seperti apa, pasalnya  sebagai mitra gubernur dan OPD idak pernah melaporkannya kepada DPRD, baik melalui komisi atau pun melalui rapat-rapat dewan,”ujar Nurnas

Mestinya kata politisi berdarah asli piaman ini, uang dipakai gubernur untuk melakukan perjalanan luar negri berasal dari APBD, dan karena asalnya uang rakyat, tentu rakyat juga perlu tahu hasil perjalanan tersebut.

“Rakyat harus tahu apakah ada hasil dari kunjungan luar negri tersebut, jika ada dalam bentuk kerjasama atau investasi apa, dan apa efeknya untuk masyarakat. Jika tidak ada hasil, lebih baik gunakan dananya untuk infrastruktur yang pasti bermanfaat langsung kepada rakyat,”ujar Nurnas.

Dari data dimiliki HM Nurnas, selama menjabat Gubernur Sumbar Irwan Prayitno sudah lebih 10 kali ke luar negri dengan jenis perjalanan yang sama yakni penjajakan kerjasama dan investasi, namun hasilnya tidak nampak.

“Kita sebagai wakil rakyat hanya ingin anggaran yang ada harus dipergunakan tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat, sehingga masyarakat dapat merasakan dan melihat hasil dari penggunaan anggaran yang ada itu,”ujar Nurnas.

 

#red/ms/ald/fit

 

Check Also

HUT IKW Ke-4 Tahun, Wako Padang Mahyeldi Didaulat Sebagai “Dewan Pembina Istimewa”

Padang (LN)—Walikota Padang hadiri HUT Ikatan keluarga Wartawan (IKW) ke-4 tahun, bertempat di water park …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *