Home / ---- / Satlantas Polres Agam Gelar Razia Hanting, Tercatat sudah 1.000 Pelanggaran Ditilang

Satlantas Polres Agam Gelar Razia Hanting, Tercatat sudah 1.000 Pelanggaran Ditilang

AGAM (LN)–Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kabupaten Agam menggelar razia hanting dari bulan Januari hingga Februari 2018 guna menertibkan pelanggar aturan lalu lintas di wilayah hukum Polres Agam.

Kapolres Kabupaten Agam, AKBP Ferri Suwandi.Sik melalui Kasat Lantas AKP Safrizal.Nanin SH saat ditemui Senin (26/2) di ruangannya menjelaskan, “Dari bulan Januari hingga Februari 2018 Satlantas Polres Agam sudah menilang sebanyak 1.000 pelanggaran di wilayah hukum Polres Agam.

Razia ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pengendara yang tidak memakai Helm, tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), STNK, kaca spion kendaraan dan juga menyerobot lampu merah untuk mematuhi rambu lalu lintas. Seperti pengendara diingatkan saat lampu merah kendaraan tak boleh melebihi garis putih, jelasnya.

Dia menambahkan, dengan kesadaran tertib berlalu lintas ini bisa menciptakan situasi lalu lintas yang lancar dan aman.

Namun, pada Razia Hanting ini di lakukan pihaknya memperhatikan sejumlah titik rawan terjadinya pelanggaran atau kecelakaan lalu lintas, ungkapnya.

“Dalam operasi ini, tidak menutup kemunkinan kita akan menindak pengendara yang tidak mematuhi aturan, misalnya tidak membawa kelengkapan seperti STNK, SIM, ban, spion, kenalpot, dan kelengkapan lainnya.

Terutama dalam operasi zebra kali ini yang menjadi prioritas kita bagi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan Helm dan menyerobot lampu merah, “paparnya.

Menurutnya, Razia Hanting ini akan dilaksanakan diseluruh wilayah Hukum Polres Agam.

“Nanti di tempat yang rawan laka seperti, di Bawan Kecamatan Ampek Nagari, Maninjau Kecamatan Tanjung Raya dan Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara, “ujarnya.

Kemudian pihaknya memberikan selebaran dan memberitahu apa saja yang harus dilengkapi. Misalnya bagi pengendara roda empat di anjurkan menggunakan sabuk pengamanan, parkir kendaraan dengan baik dan benar, setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib memasang segitiga pengaman, seperti lampu isyarat peringatan bahaya, atau isyarat lain pada saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat di jalan.

“Terkait hal itu, pihaknya mengimbau agar pengguna jalan senantiasa mematuhi aturan berkendara.

“Cek dulu semua kelengkapan berkendara sebelum keluar, serta ikuti semua peraturan berlalu lintas, pesannya

Dika

Check Also

Pjs. Wako Padang Bersama Kapolda Sumbar Komit Tingkatkan Sinergitas dan Netralitas Pilkada Serentak

Padang (LN)–Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Padang, Drs. Alwis mengikuti Upacara Gabungan antara TNI, Polri dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *