Home / ---- / Satpol PP Padang Akan Segel Cafe yang melewati Jam Tayang

Satpol PP Padang Akan Segel Cafe yang melewati Jam Tayang

PADANG (LN)— Lagi- lagi dalam Operasi Satpol PP Kota Padang Kali ini, 4 Orang wanita, kemudian 1 Orang pria dan 1 orang Waria di Tangkap, di Tempat kos-kosan yang di duga menjadi tempat kumpul kebo para muda-mudi. Operasi dalam memberantasan penyakit masyarakat yang di lakukan pada Selasa(1/3) pukul 19.00, cukup membuahkan hasil , mereka pasangan yang belum terikat status pernikahan ini lansung di bawa ke Mako Satpol PP Kota Padang, di jalan Tan Malaka.

Bukan berhenti disitu saja, jajaran dari Satuan Polisi pamong Praja kemudian melanjutkan razian di kawasan batugrib pantai padang, namun hanya 8 orang wanita terkangkap dalam operasi kali ini, Prianya keburu melarikan diri dan meninggalkan pasangannya .

Kemudian Satpol PP kota Padang, Kembali menegakkan perdanya, bukan hanya tempat kos dan kawasan wisata yang di jadikan tempat mesum saja, Wisma pun tak luput dari pandangan jajaran penegak perda kota padang, Wisma Mutiara di Jalan Pulau Karam Nomor 149 Kecamatan Padang Selatan pun juga di razia oleh Satuan Polisi Pamong praja, para wanita yang tidak bisa menunjukkan identitas dirinya lansung di giring ke Mako Satpol PP Kota Padang.

Namum ketika petugas Melanjutkan Operasinya ke penginapan lainnya Hotel 68, Hotel Monata di jalan S parman, tidak berhasil menemukan pasangan Ilegal, diduga razianya telah bocor.

Lalu petugas merubah alur razianya ketempat karaoke dan mobil ‘bergoyang’ yang selama ini seakan menjadi aib wajah Kota Padang. Saat petugas melakukan penyisiran ke Karaoke Diva yang berada di Jalan Karya, sebanyak 14 orang wanita ikut digiring karena bekerja di luar jam tayang telah ditentukan dan tidak mempunyai tanda pengenal.

Masih di tempat yang sama di depan Fujiyama , mobil jenis Toyota Avanza nomor polisi (nopol) BA 1179 BJ berusaha melarikan diri hingga menabrak mobil patroli Satpol PP hingga penyok.

Pria yang bernama Risqan Nufian Permana (20) warga Simpang Gadut ini, membawa empat orang wanita di dalam mobilnya, awalnya petugas hanya berhasil mengamankan tiga orang perempuan saja, namun setelah mobil digeledah, ditemukan satu orang lagi yag bersembunyi dibelakang mobil tersebut, Tak hanya itu petugas juga menemukan minuman keras dari dalam mobil tersebut.

Ketika petugas meminta keterangan atas kejadian tersebut, ia berkilah bahwa ia panik karena membawa empat orang wanita di dalam mobil milik bapaknya tersebut.
“Saya panik bang, makanya saya mencoba melarikan diri, ketika saya mundur, secara tidak sengaja saya menabrak mobil milik Satpol PP,” akuinya kepada petugas.

Kepala Bidang (Kabid) P3HD Eddy Asri mengatakan, terkait mobil milik Satpol PP yang ditabrak oleh pria tersebut, pihaknya meminta kepada yang bersangkutan (Risqan, red) untuk segera memperbaiki mobil yang sudah ditabraknya,Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya transaksi prostitusi, paparnya

Terkait wanita yang diamankan di Diva Karaoke, Eddy menjelaskan tindakan ini dilakukan sesuai dengan janji Kasatpol PP Padang untuk segera menutup kafe dan tempat karaoke yang tidak berizin serta mempekerjakan gadis dibawah umur.“Tidak menutup kemungkinan kafe tersebut akan disegel, namun untuk kepentingan perizinan kepada pemilik saya meminta agar mempunyai itikad baik untuk mematuhi segala perizinan dan peraturan yang berlaku di Kota Padang agar tempat tersebut tidak disegel oleh petugas,” pungkasnya. (Aad)

Check Also

Jalin Tali Kasih, IKW RI Kerjasama Humas Polda Sumbar Salurkan Bantuan Sembako

Padang (LN)– Ikatan Keluarga Wartawan (IKW-RI) Sumbar Bekerja sama dengan Humas Polda Sumbar dan Humas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *