Home / BERITA TERBARU / Sekretaris Provinsi Setuju Pelantikan Gubernur Di Percepat

Sekretaris Provinsi Setuju Pelantikan Gubernur Di Percepat

Kota Padang, LN – Sekretaris Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Ali Asmar menyambut positif rencana pelantikan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih pada pertengahan Februari 2016, karena semakin cepat dilantik, roda pemerintahan akan berjalan lebih fokus.

“saat ini kita dipimpin oleh Penjabat yang memiliki tanggung jawab dikementrian dalam negeri, sehingga harus membagi waktu antara padang dan Jakarta,alangkah baiknya bila kepala daerah definitive yang memimpin Sumbar,”ungkap Ali Asmar di Padang,Selasa.

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih dan telah ditetapkan oleh KPU(Komisi Pemilihan Umum) dengan hasil pleno yang disampaikan DPRD sumbar akan ditindaklanjuti dengan rapat paripurna istimewa dengan agenda membacakan hasil penetapan KPU.

“Pemenang pemilu sesuai penetapan itu nanti diusulkan oleh DPRD kepada Presiden untuk dilantik, melalui Menteri Dalam Negeri,” katanya. Ia yakin, proses di DPRD akan berjalan dengan baik karena selama ini situasi di DPRD selalu kondusif.

“Kita yakin DPRD akan segera menindaklanjuti. Tidak mungkin ada hal-hal di luar dugaan,” ujarnya. Anggota DPRD Sumbar Hidayat sependapat dengan Sekretaris Provinsi tersebut.Ia mengatakan, kerangka berpikir anggota DPRD Sumbar adalah mendahulukan kepentingan masyarakat dan daerah. “Tidak akan ada upaya untuk menghambat proses pengusulan pelantikan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih di DPRD.”

Pilkada Sumbar yang diikuti dua pasang calon yaitu nomor urut satu Muslim Kasim-Fauzi Bahar dan nomor urut dua Irwan Prayitno-Nasrul Abit telah ditetapkan pemenangnya oleh KPU setempat, yaitu pasangan nomor urut dua.

Pasangan nomor urut satu diusung dan didukung oleh mayoritas partai yang memiliki kursi mayoritas di DPRD Sumbar, sedangkan pasangan nomor urut dua hanya diusung dua partai yaitu PKS dan Partai Gerindra.

Saat ini, walaupun sudah ada pasangan yang dinyatakan sebagai pemenang, tetapi pasangan nomor urut satu masih melakukan usaha secara hukum menggugat keabsahan ijazah wakil gubernur terpilih, yang dinilai sebagai sebuah kecurangan.

Dikhawatirkan, proses hukum yang sedang berjalan itu dijadikan dasar oleh partai pengusung dan pendukung pasangan nomor urut satu di DPRD untuk menjegal pengusulan pelantikan calon terpilih.

Sebelumnya, Pj Gubernur Sumatera Barat Reydonnyzar Moenek mengatakan, berdasar informasi yang didapat dari Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, telah diajukan opsi pelantikan kepala daerah pemenang pemilu untuk diputuskan oleh Presiden.

Opsi itu, pelantikan kepala daerah yang tidak menghadapi sengketa di Mahkamah Konstitusi dilakukan Februari. Sedangkan yang masih bersengketa, kemungkinan dilantik Maret atau Juni 2016. (snd*)

Check Also

Hadapi Pasar Global, Dinas Perdagangan Dorong Pelaku Usaha Tingkatkan Kwalitas Produk

Padang (LN)–Dinas perdagangan kota padang tidak henti hentinya mendorong meningkatkan potensi pelaku usaha. Agar bisa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *