Home / ---- / Selain Kartu BPJS Palsu, Muncul KIS Palsu di Cimahi

Selain Kartu BPJS Palsu, Muncul KIS Palsu di Cimahi

CIMAHI (LN)–Setelah polisi berhasil mengungkap kasus kartu BPJS Kesehatan palsu, kini terungkap Kartu Indonesia Sehat (KIS) palsu.

Kasus tersebut berhasil diungkap oleh jajaran Polres Cimahi saat melakukan penggeledahan di kantor Yayasan Rumah Peduli Dhuafa (RDP) di Jalan Sangkuriang, Kota Cimahi, Selasa (26/7/2016).

Kasus ini terungkap saat polisi menyelidiki kasus kartu BPJS kesehatan palsu dan menahan AS, lelaki 42 tahun warga Jalan Terusan Kelurahan Cimahi Kecamatan Cimahi Tengah. Korban dari AS, kebanyakan warga Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kapolres Cimahi, AKBP Ade Ary Syam Indradi mengungkapkan, tersangka sudah mencetak 150 kartu KIS palsu, namun barang bukti yang ditemukan anggota Polres Cimahi hanya 38 kartu.

“Kami baru menemukan kartunya saja, sampai saat ini belum ada fakta penyidikan adanya penyebaran dan korban dari kartu KIS palsu ini,” ungkap Ade di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Mahmud Kota Cimahi, Kamis (28/7/2016).

Dikatakan Ade, modus yang dilakukan tersangka dalam menyebarkan KIS palsu hampir sama dengan modus penyebaran kartu BPJS Kesehatan palsu. “Dia sebagai penyedia jasa pembuatan kartu KIS,” terangnya.

Sama seperti mendaftarkan KIS atau BPJS asli, para tersangka melakukan pendaftaran daring di situs BPJS. Dari laman tersebut, para tersangka akan melihat data apakah si pemohon sudah terdaftar atau belum sebagai penerima KIS.

“Kalau ternyata si pemohon atau korbannya terdaftar di KIS, mereka akan memberikan kartu KIS, tapi kalau tidak, tersangka akan memberikan kartu BPJS,” bebernya.

Harga yang ditawarkan tersangka dalam pembuatan KIS, lanjut Ade, sama seperti harga pembuatan BPJS Kesehatan palsu, yakni Rp100.000 per Kartu Keluarga (KK).

“Saat ini kami tengah melakukan pengembangan terkait kasus KIS palsu ini dicetaknya di mana. Karena pelakunya masih komplotan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Cimahi, Yudha Indrajaya mengatakan, secara fisik Kartu Indonesia Sehat (KIS) palsu dan asli sangat jelas perbedaannya.

“Kartu KIS asli itu tidak ada nomor elektronik ID pemiliknya, berbeda dengan yang ditemukan polisi,” ujar Yudha saat ditemui di Kantor Cabang BPJS Kesehatan Cimahi, Jalan Sangkuriang, Kamis (28/7/2016).

Dia mengakui sudah melakukan pengecekan terhadap kartu KIS palsu melalui basisdata BPJS. Hasilnya nihil. “Mereka (penipu) melakukan proses pembuatan KIS di luar ketentuan alias palsu,” tegasnya.

Sementara untuk kasus kartu BPJS Kesehatan palsu, polisi telah berhasil menetapkan satu tersangka baru, yakni pria berinisial US (39). US bertindak sebagai koordinator yayasan RDP wilayah Bandung Barat.

“Dia bersekongkol dengan tersangka lain dalam melancarkan aksinya menipu dan memalsukan kartu BPJS Kesehatan,” terang Ade.

Pihaknya akan melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut. Dia kahwatir masih ada tersangka lain.

Check Also

BPBD Sumbar Aktifkan Posko Terpadu Penanganan COVID-19

Padang– Angka kasus terkonfirmasi positif COVID-10 di Provinsi Sumatera Barat semakin meningkat dan mengkhawatirkan. Menyikapi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *