Home / ---- / SMAN 2 Padang Berbenah, Bangun Perkantoran Respentatif

SMAN 2 Padang Berbenah, Bangun Perkantoran Respentatif

PADANG (LN)—SMAN 2 Padang sebagai salah satu sekolah favorit di Kota Padang, terletak di kawasan GOR. H. Agus Salim Padang kini tengah berbenah. Bangunan sekolah yang sudah tua, dalam waktu dekat akan segera berganti dengan bangunan baru yang respentatif.

Pekerjaan pembangunan gedung perkantoran SMAN2 Padang  yang sedang dikerjakan ini, sudah dimulai sejak Juni 2016 lalu, dan direncanakan pada Desember 2016 mendatang pekerjaan sudah terselesaikan, sampai Kepala SMAN 2 Padang, Syamsul Bahri, Kamis (29/7) kepada media Laksus News di ruang kerjanya.

Bangunan perkantoran dibuat bertingkat dua, menelan biaya Rp1,5 milyar, berasal dari dana APBN TA.2016. Dan hingga sekarang, Kamis (29/7) pekerjaan sudah memasuki minggu ke-4, dengan bobot pekerjaan sebesar 23 persen melebihi progres yang direncanakan.

Disampaikannya, “Dapat dilakukannya pembangunan sekolah ini, tidak terlepas dari dukungan dan bantuan para alumni, komite dan masyarakat sekitar sekolah. Yang mana, para alumni sudah banyak membantu sekolah, dari pembuatan master plant pembangunan sekolah hingga mencarikan dana pembangunannya”.

“Pembangunan perkantor sekarang ini, hanya bagian kecil dari rencana besarnya. Karena untuk bisa merampungkan pembangunan SMAN 2 Padang secara total membutuhkan biaya yang besar. Dari master plan yang dibuat, diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp82 milyar”, kata Syamsul Bahri.

Sambungnya, “Itulah sebabnya kenapa pekerjaan pembangunan gedung perkantoran yang tengah dikerjakan sekarang disebut sebagai bagian kecil, karena kedepannya kita tengah dipersiapkan pembangunan 6 (enam) Ruang Kelas Baru (RKB).

Usulan sudah diajukan ke kementrian dan mudah-mudahan pada tahun depan (2017) pembangunan RKB dapat dilaksanakan, harap Syamsul bahri yang akrab disapa buya ini.

Hebatnya lagi, Dari 10 paket yang ada di Indonesia, Sumbar bisa mendapatkan 2 paket, diantaranya SMAN 2 Padang (Rp1,5milyar) dan SMA 1 Payakumbuh (Rp2milyar), sampainya.

Dijelaskannya juga, Untuk bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat ini, maka pemerintah daerah harus bisa menyediakan dana shearing sebesar 25 persen.

Terkait itu, pihaknya sudah mengusulkan kepada Pemko Padang untuk dana shearing tersebut. Bahkan kita mencoba mengususlkan sebesar 28 persen atau sebesar Rp325juta melalui dana APBD-P kota Padang tahun 2016.  Dan mudah-mudahan usulan itu dapat terealisasikan, harapnya. (fit)

Check Also

KPP Pratama II Padang, Eureka : Telusuri Pajak Kapal, Sikat Jika Ditemukan Penyimpangan

PADANG (LN)–Beberapa perusahaan perkapalan di bidang jasa traveling yang ada di Kota Padang, disinyalir tidak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *