Home / ---- / Terbukti Cemari Sungai Nabuan dan Likian, DLH Dharmasraya akan Tindak Tegas PT. SMP
KETERANGAN FOTO : 1. Sungai tercemar 2. Ribuan ulat

Terbukti Cemari Sungai Nabuan dan Likian, DLH Dharmasraya akan Tindak Tegas PT. SMP

DHARMASRAYA (LN)–Melanjutkan kembali, berita sebelumnya terkait pencemaran lingkungan yang terjadi di aliran sungai Nabuan dan Likian di Kab. Dharmasraya Sumatera Barat (Sumbar) menjadi hitam dan berbau amis, diduga kuat akibat pembuang limbah perusahaan PT. Slago Makmur Plantation (SMP).

Baca berita sebelumnya : http://laksusnews.com/air-sungai-nabuan-dan-likian-tercemar-diduga-akibat-limbah-pt-slago-makmur-plantation/

Kondisi air sungai yang hitam dan berbau ini tentunya membuat masyarakat sekitar menjadi resah sehingga melaporkan kepada Dinas terkait untuk segera menindaklanjutinya.

Dari hasi verifikasi ke lapangan, ditemukan beberapa fakta yang dituangkan dalam berita acara yang ditanda tangani secara bersama dintaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pertanian, PT. SMP serta masyarakat.

Didalam berita acara tersebut dituangkan beberapa poin- poin yang dibenarkan pihak PT. SMP yakni Mill Manager, Wiyono dan Wakil Pimpinan Kebun, Edi syahrizal, staff lingkungan Dafit Hari Putra dan disaksikan DLH Kab. Dharmasmaaraya Rastam.

Adapun isi berita acara tersebut :

  1. Ada penempatan tandan kosong (jangkos) pada aliran drainase
  2. Ada penempatan tumpukan tandan kosong pada sungai
  3. Ada aliran drainase yang tedersi membawa abu boiler ke sungai
  4. Ditemukan sisa-sisa ulat pada sungai (diambil sampel)
  5. Pengambilan satu botol sampel air sungai. 

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Dharmasraya, Dian mengatakan, Kami akan menindak lanjuti masalah ini dengan melakukan tes labor sample air sungai.

Dan menjelang hasil tes labor keluar, maka diharapkan masyarakat untuk dapat menunggu dengan sabar, ucapnya.

Apabila memang terbukti, PT. SMP akan diberikan teguran dengan sembilan poin yang harus dikerjakan, diantaranya :

  1. Tidak melakukan pengaplikasian tandan kosong kelapa sawit pada lahan yg memiliki kontur tinggi dan mempunyai resiko tirisan lindi tandan kosong pada aliran air permukaan.
  2. Tidak diperkenankan untuk menempatkan tandan kosong pada sungai
  3. Melakukan perbaikan sistim filterisasi pada abu boiler sehingga dapat mengurangi kontaminasi abu boiler pada lingkungan perairan
  4. Melakukan kontrol yg ketat terhadap sistim pengendalian hama kumbang janti sehingga tidak terjadi lagi pembuangan larva kumbang janti pada lingkungan perairan
  5. Melakukan pembersih dan pengutipan kembali terhadap larva yg ada pada sungai
  6. Melakukan pembersihan kembali pada tandan kosong pada lahan yg memiliki kontur tinggi sehingga tidak terjadi tedensi tirisan lindi tandan kosong pada lingkungan perairan
  7. Melakukan pembersihan kembali tandan kosong yg dibuang pada sungai
  8. Pelaksanaan perbaikan ini harus dilakukan paling lama 1 minggu setelah teguran tertulis ini diterima oleh pihak pt smp 9.melaporkan secara tertulis pelaksanaan poin 1 sampai dengan poin 7 tersebut diatas pada dinas lingkungan hidup Kab. Dharmasraya paling lambat 1 bulan setelah teguran ini di terima oleh pihak pt smp.

Semenatara itu, Humas PT. SMP Monovri saat dikonfirmasi media ini terkait hal tersebut awalnya berkilah dengan beragumen bahwa limbah bukan saja dari perusahaan PT. SMP tapi juga limbah rumah tangga masyarakat. Tapi setelah dilihat berupa bukti foto, akhirnya mengakuinya kalau memang ada keteledoran yang mungkin disebabkan oleh karyawan PT. SMP.

“Masyarakat bisa bisa saja menilai seperti itu, sedangkan rumah tangga saja ada limbah sudah pasti juga kita pabrik juga punya limbah”, ucap Monovri membela.

Setelah diperlihatkan bukti foto Monovri terhenyak, lalu berkata, Dan kemungkinan itu keteledoran pekerja di lapangan.

Bagaimanakan hasil tes labor dan tindakan apa yang akan diberikan Pemkab Dharmasraya kepada pihak perusahaan PT. SMP…tunggu berita selanjutnya

#Tim

Check Also

Yadrison : Pol. PP Padang Sita 11 Dus Miras, Penjual Dikenakan Sanksi Tepiring

PADANG (LN)–Satuan polisi pamong praja kota padang pada sabtu malam sekitar pukul 23.12 wib (16/9) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *