Home / BERITA TERBARU / Tumbuhkan kembali suasana kehidupan Ber Nagari di Kota Pariaman

Tumbuhkan kembali suasana kehidupan Ber Nagari di Kota Pariaman

Kota Pariaman (LN) — Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah Kepala Desa Balai Naras Terpilih Ridwan. A,ST, yang dilantik dan diambil sumpah oleh Camat Pariaman Utara Yakirman di Kantor Kepala Desa Balai Naras, Rabu (27/1). Hadir dalam acara ini Ketua DPRD Mardison Mahyudin, Wakil Ketua DPRD John Edwar, Anggota DPRD Devaria, Kapolsek Pariaman Kompol Masri, Danramil Kapten. Inf. Syamki, Kepala BPD Desa Balai Naras Markoni beserta anggota BPD lainnya, Kepala SKPD, Kabag, Camat, Kepala Desa se Kecamatan Pariaman Utara serta masyarakat yang hadir.

Dalam sambutannya Walikota Pariaman  Mukhlis Rahman mengatakan bahwa walaupun Kota Pariaman tidak ada Nagari, tetapi filsafah suasana kehidupan bernagari harus terus kita lestarikan. Hal ini akan kita mulai di tahun 2016 ini dengan mengngkat Dubalang (Hullubalang) di setiap Desa yang ada di Kota Pariaman. Dengan adannya Dubalang ini, diharapkan dapat kembali membangkitkan silsilah yang telah lama hilang di kebudayaan minangkabau. Para Dubalang inilah nantinnya yang akan menjadi Pagar Desa atau pengaman/polisi nasyarakat, untuk menindak dan mengambil tindakan yang dirasa perlu untuk mengamankan desanya dari hal-hal yang negatif, ujarnya.

“Saat ini Pemerintahan Desa menjadi garda terdepan pemerintahan di daerah, dengan banyaknya dana yang akan dikucurkan di setiap desa yang ada di Kota Pariaman khususnya dan Indonesia umumnya. Di Desa tidak hanya ada Dubalang saja, tetapi petugas kebersihan nanti akan dibebankan di dana desa yang telah disyahkan. Untuk itu perlunya kerjasama semua perangkat desa untuk menerapkan fungsi dan peranan masing-masing, serta segera merumuskan RPJMDesa untuk membuat perencanaan yang matang dan terarah serta betul-betul melaksanakan apa yang telah direncanakan tersebut”, tukasnya.

Mukhlis Rahman juga mengharapkan dengan adanya dana desa yang ada saat ini, jangan menjadi niat untuk melakukan hal-hal yang dapat berbenturan dengan hukum, karena terjadi penyelewengan dana desa yang telah diatur oleh BPD dengan Perwako yang telah dikeluarkan. Pemerintah desa juga diharapkan dapat membantu saling berkordinasi dengan masyarakatnya untuk bersama-sama memberantas kegiatan radikalisme, dan teroris yang menyusup di dalam masyarakat kita. Wajib lapor 1×24 jam, juga mulai harus diterapkan kembali.

Terakhir walikota juga mengingatkan tentang pengaruh dari orgen tunggal malam yang sangat meresahkan. Banyak mudarat yang didapatkan dari orgen tunggal malam dengan penampilan artis-artisnya yang telah mengarah kepada pornografi dan pornoaksi, belum lagi, baru-baru ini Kapolres Pariaman telah mengamankan pemilik orgen tunggal dan artisnya yang positif menggunakan Narkoba. Sehingga diharapkan nanti di desa dibuatkan kembali perdes tentang pekat ini, karena adat salingka nagari lebih dipatuhi oleh masyarakatnya, walaupun telah ada perda yang mengatur tentang penyakit masyarakat ini, tutupnya. (i)

Check Also

Jalin Tali Kasih, IKW RI Kerjasama Humas Polda Sumbar Salurkan Bantuan Sembako

Padang (LN)– Ikatan Keluarga Wartawan (IKW-RI) Sumbar Bekerja sama dengan Humas Polda Sumbar dan Humas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *