Home / ---- / UPTD. Laboratorium MBK Sumbar Berikan Layanan Efektif dan Efisien, Bantu Kontraktor Kecil/Menengah Capai Mutu Pembangunan Sesuai Spesifikasi

UPTD. Laboratorium MBK Sumbar Berikan Layanan Efektif dan Efisien, Bantu Kontraktor Kecil/Menengah Capai Mutu Pembangunan Sesuai Spesifikasi

Padang (LN)—UPTD Laboratorium Mutu Bahan dan Konstruksi, Dinas PUPR Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus melakukan inovasi dan pengembangan ke arah yang lebih baik, terutama dalam pelayanan pengujian maupun konsistensi pelaksanaan sistem mutu laboratorium pengujian sesuai dengan acuan SNI 17025.

Meningkatkan pelayanan secara maksimal dengan mengedepankan efektif dan efisiensi.

Hal itu disampaikan Kepala UPTD , Ir. Ridha. S. Putra, MEng. Sc, ketika ditemui media ini diruang kerjanya kemarin.

Keberadaan UPTD ini bertujuan untuk membantu/ mendorong pihak pihak yang terkait  dalam aspek mutu kontruksi, baik itu kontraktor  maupun Konsultan terutama golongan kecil/menengah.

Dokumen Spesifikasi yang merupakan bagian dari kontrak suatu pekerjaan konstruksi, menjadi acuan pencapaian mutu.

Kami berharap kesadaran atas mutu menjadi suatu budaya dalam profesionalisme.

Keberadaan laboratorium merupakan salah satu garda depan dlm mendorong pekerjaan yang berkualitas.

Kami selalu mendorong kontraktor kecil/menengah agar hasil pekerjaan mereka bisa disamakan dengan kontraktor besar yang sudah terakriditasi.

Disamping membantu dalam pelayanan pengujian mutu, UPTD sering ditemui siswa siswa STM atau D3 untuk belajar dunia material konstruksi, sehingga diharapkan mereka dpt menjadi tenaga tetampil  bekerja dlm dunia konstruksi nantinya.

Dalam upaya memberikan pelayanan maksimal maka UPTD didukung SDM handal yang  terlatih bersertifikat serta ditunjang dengan peralatan yang mempunyai akurasi, presisi tinggi serta handal.

Lebih jauh Ridha menyampaikan, UPTD pada tahun 2018 di target kan untuk menyetorkan retribusi atas penggunaan asset negara, dalam bentuk  penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp220 juta, sedangkan realisasi hingga September sudah tercapai Rp425 juta, ucap Ridha puas.

Mengingat peran Labotorium mutu hahan dan konstruksi ini sangat strategis utk masa depan, maka ke handalan dan profesionalisme menjadi kunci penting dalam pelayanannya dan akhirnya keberadaan nya sgt dibutuhkan masyarakat konstruksi.

 

#fit/jr

Check Also

Dicurigai, Penggunaan Besi Non SNI, Non Full dan Besi Banci Marak di Sumbar

Padang (LN)—Kekuatan struktur bangunan sanggat ditentukan oleh material yang digunakan. Struktur bangunan akan kuat dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *