Home / ---- / UPT. Terminal Dishubkominfo Hari Libur Tetap Kerja, Tunjangan Lembur “Macet” 6 Bulan

UPT. Terminal Dishubkominfo Hari Libur Tetap Kerja, Tunjangan Lembur “Macet” 6 Bulan

PADANG (LN)–Kerja..kerja..dan kerja, sebagaimana yang di instruksikan president RI, Joko Widodo diaplikasikan secara total oleh Dishubkominfo Kota Padang. Tapi sanggat disayangkan, Instruksi  tersebut dijalankan hingga “over dosis” sementara perhatian terhadap kesejahteraan malah terabaikan.

Antara kerja dengan perhatian kesejahteraan seyogyanya seimbang guna tetap terjaganya semangat dan etos kerja. Apabila hal itu tidak seimbang, maka bisa berdampak buruk serta memicu terjadinya hal yang tidak di inginkan, seperti pungli, korupsi dan sebagainya.

Sebagaimana yang terjadi di lingkungan UPT. Terminal Angkot Pasar Raya Dishubkominfo Kota Padang.  Yangmana para personilnya mengeluh karena disuruh masuk kerja bahkan disaat hari libur yang seharusnya dapat digunakan untuk beristirahat bersama keluarga.

Parahnya lagi, Bekerja hingga “over dosis” sementara tunjangan lembur “macet” sehingga mereka mengalami kondisi krisis kesejahtehteraan, menyedihkan…!

“Kita disuruh masuk kerja bahkan disaat hari libur, sementara tunjangan lembur sejak juni sampai sekarang (November) belum dibayarkan, beber salah seorang personil  UPT. Terminal Pasar Raya Dishubkominfo Padang yang tidak bersedia namanya disebutkan, atau sebut saja Mr-X saat dijumpai media ini, Jumat (18/11).

Dikatakannya, “Di UPT. Terminal Angkot ini ada sebanyak 24 orang personil yang tunjangn lemburnya hampir 6 bulan belum dibayarkan. Anehnya, pegawai lainnya sudah diberikan”, tanyanya heran.

Untuk tunjangan lembur nominalnya tidaklah besar, hanya Rp280 ribu per-bulan, namun nilai itu cukup untuk memenuhi kebutuhan harian, sebutnya.

Kita berharap, agar pimpinan lebih memperhatikan kondisi bawahannya (anak buah), jangan hanya bisa menyuruh kerja sementara perhatian terhadap kesejahteraan bawahan (anak buah) tidak ada.  Selain itu, jangan sampai ada diskriminasi yang membedakan ini dan itu, harapnya.

Dari penyampaian Mr-X tersebut, terlihat ada raut kecemasan dan ketidakpuasan, namun apa daya tidak bisa berbuat apa-apa. Terkesan, Ingin berontak tapi takut, tidak berontak malah tertindas. (Fit)

Check Also

PSBB Sumbar Diperpanjang Hingga 7 Juni 2020, Hanya Bukittinggi News Normal

Padang (LN)—Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diperpanjang oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat hingga 7 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *