Home / ---- / UPT Trans Padang Kekurangan Personil, Pengawasan 74 Halte Dijadikan Dua Shift

UPT Trans Padang Kekurangan Personil, Pengawasan 74 Halte Dijadikan Dua Shift

Padang (LN)—Bus Trans Padang sebagai alat transportasi memiliki peranan penting dan strategis dalam menunjang proses pembangunan dan perekonomian masyarakat.

Bahkan Bus Trans Padang menjadi salah satu Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Padang.

Seperti di tahun 2018 lalu, bus Trans Padang memberikan kontribusi sebesar Rp8,13 milyar atau 76,69 persen dari target PAD yang diberikan.

Dinas Perhubungan kota Padang, melalui UPT Trans Padang terus berupaya untuk pencapaian target tersebut, melalui peningkatan pelayanan dan pengawasan.

Baca juga berita sebelumnya

Dan pada tahun 2019 ini, targetnya PAD yang diberikan masih sama dengan tahun sebelumnya yakni Rp10,452 milyar.

“Kita optimis untuk pencapaian target PAD sebagaimana yang ditetapkan”, ucap Kepala UPT. Trans Padang, Agus Setia Budi saat dijumpai media ini, Senin (4/2) diruang kerjanya.

Dan salah satu upaya untuk pencapaian target itu, UPT Trans Padang melakukan peningkatan pengawasan di 74 halte bus Trans Padang yang ada.

Mengoptimalkan pengawasan dengan cara menambah intensitas kerja menjadi 2 shift.

Diakuinya, bahwa UPT Trans Padang masih kekurangan personil, karena untuk saat ini personil pengawas bus Trans Padang hanya ada 10 orang.

Walaupun demikian, hal itu tidak akan menyurutkan semangat.

Dengan bekerja maksimal serta mengerahkan segala kemampuan, tentunya akan memberikan hasil yang memuaskan, ucap Agus yakin.

 

#fit/ard

 

Check Also

Mengungkit, Kasus Penyimpangan di RSUD Dr. Rasyidin Padang

Padang (LN)—Kasus penyimpangan yang terjadi di RSUD Dr. Rasyidin Kota Padang pada tahun 2015-2016 lalu, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *