Home / ---- / Wawako Padang Sokong JPRET Sumbar, Yatim Piatu-Fakir Miskin Tanggungjawab Bersama

Wawako Padang Sokong JPRET Sumbar, Yatim Piatu-Fakir Miskin Tanggungjawab Bersama

Padang (LN)—Yatim piatu dan fakir miskin menjadi tanggungjawab bagi kita semua. Memberikan perhatian kepada mereka merupakan sebuah kewajiban sebagaimana diperintahkan dalam ajaran agama islam.

Oleh karena itu, dilarang untuk merendahkan, serta menghina kondisi mereka,  sebaliknya harus peduli mengambil tanggung jawab sebagai orang tua dari sekian banyak anak yatim dan anak terlantar.

Hal tersebut disampaikan Wawako Padang, Emzalmi saat bertemu muka dengan  Jaringan Pers Terpadu (JPRET) Sumbar, diantaranya JR. Pratama, Fitrahtul. H. Djohor (www.laksusnews.com), Palsanar (www.detikcinori.com), Nasrul (www.maklumatnews.net) dan sederet pengurus lainnya, sabtu (18/6) bertempat di rumah dinas wawako Padang, jalan A. Yani Padang.

Sementara itu, JR. Pratama mengatakan, Jaringan Pers Terpadu (JPRET) Sumbar sebuah wadah sosial berkumpul para pencari berita (wartawan) yang bertujuan untuk mendorong pemerintah agar bisa terwujudkannya kesejahteraan dan keadilan secara merata bagi masyarakat.

Gerakan peduli ini sebagai salah satu kontribusi dalam membantu pemerintah dalam mengatasi permasalah sosial yang ada di tengah masyarakat.

Sambungnya, Dan salah satu yang menjadi perhatian JPRET Sumbar saat ini, nasib anak yatim piatu, fakir miskin dan anak terlantar. Keberaadaan mereka tidak terlepas dari tanggungjawab kita bersama.

Seiring dengan kehadiran bulan ramadhan yang merupakan bulan penuh kebaikan, maka JPRET Sumbar bermaksud untuk memberikan jamuan untuk anak yatim piatu-fakir miskin, dengan harapan bisa menghadirkan tawa mereka serta meringankan beban yang ada menjelang hari raya Idul fitri.

Alhamdulillah, ternyata program ini disambut baik oleh Wawako Padang, Bapak Emzalmi. Tindakan nyata dari seorang pejabat daerah seperti ini yang kita butuhkan, bukan sekedar berwacana namun langsung ada reaksi, kata Jr. Pratama salut.

Disambung Palsanar, Apalagi di bulan ramadhan, segala amal ibadah harus diperbanyak, bukan saja melaksanakan ibadah puasa, namun harus di iringi dengan ibadah lainnya.

“Tahukah kamu orang yang mendustakan agama itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin, maka celakalah bagi orang-orang yang sholeh yaitu orang-orang yang lalai dari sholatnya, orang-orang yang berbuat riya dan enggan menolong dengan barang berguna”. (QS. Al-Ma’un ayat 1-7)

Dengan melakukan puasa berati kita berani untuk berlapar-lapar. Semua itu dilakukan hanya untuk mendapatkan ridho Allah SWT. Begitu juga dengan Sedekah berati berani berbagi rezeki dengan yang lain, sampai Palsanar yang merupakan lulusan IAIN Imam bonjol ini (*)

Check Also

PSBB Sumbar Perlu Dievaluasi, Masih Banyak Didapati Pelanggaran

Padang (LN)—Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Sumbar yang telah di jalankan baik tahap I, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *