Home / ---- / YLKI : Waspada, Transaksi Tanpa Kwitansi, Terselubung Rencana Kejahatan Terhadap Konsumen

YLKI : Waspada, Transaksi Tanpa Kwitansi, Terselubung Rencana Kejahatan Terhadap Konsumen

Padang (LN)–Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Prov. Sumbar sanggat menyayangkan tindakan sekolah yang tidak profesional, mencari keuntungan dengan cara yang kotor, melakukan praktek jual pakaian seragam sekolah dengan mematok harga mahal kepada konsumen (walimurid).

Hal itu disampaikan Ketua YLKI Prov. Sumbar, Dahnil Aswad yang di hubungi via handphone beberapa hari lalu

Dikatakannya, “Pihak sekolah tidak dibenarkan menjual pakaian seragam, buku atau lainnya, karena sekolah merupakan tempat pendidikan (belajar) bukan  ajang bisnis untuk mencari keuntungan.

Yang berwenang melakukan bisnis (transaksi jual-beli) yakni koperasi. Meskipun  Koperasi memiliki wewenang itu, namun dalam mencari keuntunganpun (laba) tetap berpedoman kepada aturan, dengan mengambil keuntungan yang wajar (pantas), biasaya sekitar 30 persen, jelasnya.

Di ingatkan Dahnil lagi , setiap terjadinya transaksi jual-beli harus ada kwitansi sebagai bukti sudah dilakukannya pembayaran. Apabila kwitansi tidak diberikan kepada konsumen adalah kejahatan, karena terindikasi adanya rencana kejahatan terselubung yang akan dilakukan kepada konsumen.

baca : http://laksusnews.com/membongkar-kebohongan-sekolah-praktek-jual-pakaian-seragam-mahal-terindikasi-uptd-padang-selatan-terlibat/

Untuk melindungi hak konsumen (wali murid), maka setiap melakukan transaksi jual-beli sebaiknya meminta kwitansi sebagai bukti pembayaran barang tersebut.

Terkait dengan permasalahan praktek jual pakaian seragam sekolah murid baru yang dijual mahal melebihi harga eceran di pasaran, maka konsumen (wali murid) yang merasa dirugikan dapat melaporkan tindakan tersebut kepada YLKI, himbau Dahnil…(Bersambung)

Check Also

PSBB Sumbar Diperpanjang Hingga 7 Juni 2020, Hanya Bukittinggi News Normal

Padang (LN)—Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diperpanjang oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat hingga 7 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *