Home / ---- / Air Sungai Nabuan dan Likian Tercemar, Diduga Akibat Limbah PT. Slago Makmur Plantation
KETERANGAN FOTO : 1. Sungai tercemar 2. Ribuan ulat

Air Sungai Nabuan dan Likian Tercemar, Diduga Akibat Limbah PT. Slago Makmur Plantation

DHARMASRAYA,(LN)–Penyebab air Sungai Nabuan dan likian berubah menjadi hitam penuh dengan ulat dan bau amis akhirnya terjawab.

Diduga, Pencemaran ini terjadi akibat perusahaan PT. Slago Makmur Plantation (SMP) membuang limbahnya ke aliran sungai.

Sebagaimana disampaikan, Fahmi salah seorang warga nagari Bonjol, kecamatan Koto besar menjelaskan kepada media ini.

Diungkapkannya, melihat kondisi air Sungai Nabuan dan Likian yang berubah warna menjadi hitam, maka warga berinisiatif untuk menelusuri guna mengetahui apa menyebabnya.

Ternyata, Warga menemukan pipa pembuangan limbah pabrik PT. SMP langsung kearah sungai. Selain itu juga didapatkan tumpukan jangkos atau sampah sawit yang dibuang di pinggir aliran sungai, sehingga di lokasi itu bersarang ribuan ulat sebesar jempol. Parahnya, selain berubah warna air sungai juga menggeluaran aroma busuk (bau bangkai), bebernya. 

“Selama ini, mentang mentang warga diam lalu perusahaan berbuat semena mena. Membuang limbahnya ke sungai se enaknya sehingga mengakibatkan air sungai berubah warna menjadi hitam serta berbau busuk”, ucapnya dengan nada geram.

Atas pencemaran yang dilakukan PT. SMP ini,  yakni membuang limbahnya sehingga terjadi pencemaran terhadap air sungai  Nabuan dan likian maka warga nagari Bonjol, kecamatan Koto besar akan bertindak serta meminta pertanggungjawabannya.  

Menanggapi kondisi yang terjadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Dharmasraya, Erina mengatakan akan menggambil tindakan tegas apabila PT. SMP terbukti telah melakukan pencemaran terhadap air sungai Nabuan dan likian.

“Jika memang penggelolaan limbah PT. SMP tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan. Untuk memastikan hal tersebut, maka pihaknya akan turun ke lokasi melakukan inspeksi”, jelas Erina.

Selain itu, agar proses ini dapat berjalan dan ditindak lanjuti, maka sebaiknya warga membuatkan laporan secara tertulis kepada DLH Kab. Dharmasraya, arahnya. 

Padahal PT. SMP selalu memberikan laporan rutinnya sekali tiga bulan, ucap Erina heran.

(team)

Check Also

Jalin Tali Kasih, IKW RI Kerjasama Humas Polda Sumbar Salurkan Bantuan Sembako

Padang (LN)– Ikatan Keluarga Wartawan (IKW-RI) Sumbar Bekerja sama dengan Humas Polda Sumbar dan Humas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *