Home / ---- / Lindas Tanggul Baru, Mahasiswa IAIN IB Dikeroyok Oknum Satpam
Satpam Kampus IAIN Ricuh Dengan Mahasiswa

Lindas Tanggul Baru, Mahasiswa IAIN IB Dikeroyok Oknum Satpam

Padang (LN)–Seorang mahasiswa IAIN Imam Bonjol Kota Padang, dipukuli oleh Satuan Pengaman (Satpam) Kampus, lantaran persoalan sepele karena melewati tanggul yang baru dibuat.mahasiswa tersebut di keroyok oleh beberapa oknum Satpam (11/4).

Karena tidak terima rekannya di hajar oleh satpam tersebut ratusan mahasiswa IAIN Imam Bonjol Padang melakukan aksi Protes di depan kampusnya, untuk dapat memecat satpam yang melakukan pengeroyokan terhadap rekan mereka Umar Rambe, ratusan mahasiswa tersebut merusak pos Satpam dan juga tiga unit sepeda motor, dan bahkan dua orang dari satpam menjadi korban amukan mahasiswa(10/4).

Menurut Iwan Korlap mahasiswam mereka berunjuk rasa di depan Gedung Rektor IAIN, meminta petugas satpam yang melakukan pengeroyokan pada 10 April di pecat, tersebut lantaran oknum satpam tersebut sudah sering membuat keributan dengan mahasiswa.

“Kericuhan hari ini buntut pengeroyokan satpam kepada tiga teman-teman kita. Kemarin itu salah seorang mahasiswa bernama Umar Rambe dari Fakultas Syariah dipukuli satpam yang sedang memperbaiki tanggul jalan. Umar tidak melihat bahwa jalan yang dilewati tersebut dilarang,” paparnya.

Iwan mengemukakan, satpam langsung marah dan memukul kepalanya. Sepeda motor Smash yang dibawa Umar juga dirusak. Saat itu, teman Umar melihat kejadian tersebut ikut membantu dan berkelahi dengan satpam.

“Sebelum dipukul Umar sudah minta maaf kepada satpam bahwa dia benar-benar tidak melihat ada larangan. Namun, satpam langsung menghajarnya,” tuturnya

Pihak rektor memanggil Umar dan satpam yang berkelahi itu ke ruangan dan mereka berdamai. Satpam tersebut kemudian memanggil Umar ke pos satpam. Saat itu, Umar datang ke pos satpam ditemani Iran dan Najuddin.

“Sesampai di sana, mereka dikeroyok oleh beberapa satpam. Tidak enaknya, kenapa pemuda setempat juga ikut mengeyorok,” katanya.

Dengan masalah ini, akhirnya mahasiswa melakukan aksi demo. Namun, saat demo seorang satpam bernama Mawardi ikut mengamankan. Lantaran ada cekcok antara satpam dengan mahasiswa yang melakukan aksi demo tersebut, akhirnya mahasiswa mengamuk di dalam kampus dan menghajar mengeroyok satpam tersebut.

Motor Vega R milik Mawardi ini ikut menjadi korban setelah dirusak mahasiswa. Mahasiswa kemudian juga mengamuk dan melempari pos satpam dengan batu. Televisi dan motor Mio dan Honda Kharisma juga hancur. Satpam satpam bernama Riki yang berjaga juga dipukuli hingga pelipis kirinya terluka.

Melihat kejadian itu, kebetulan satpam adalah warga setempat membuat warga terpancing emosi. Warga sekitarnya masuk menyerbu mahasiswa di dalam kampus. Namun, puluhan polisi mengadang mereka dan menutup pintu gerbang.

Check Also

BPBD Sumbar Aktifkan Posko Terpadu Penanganan COVID-19

Padang– Angka kasus terkonfirmasi positif COVID-10 di Provinsi Sumatera Barat semakin meningkat dan mengkhawatirkan. Menyikapi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *