Home / ---- / Geram Orang Betawi Digusur, Eky Pitung Bersumpah Tumbangkan Ahok

Geram Orang Betawi Digusur, Eky Pitung Bersumpah Tumbangkan Ahok

Jakarta (LN)- “Dengan mengucapkan bismilahirohmannirohim dan sesuai dengan amanat UUD 45 serta Pancasila, saya putra asli Betawi memutuskan maju sebagai bakal calon gubernur DKI di 2017,” ujar Eky Pitung sambil mencium Bendera Merah Putih.

Itulah deklarasi Muhammad Rifki (Eky Pitung), salah satu keturunan tokoh Betawi Si Pitung, saat menyatakan maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta, Jumat (11/3/2016). Dia mengucapkan itu di Pendopo Masjid Pitung, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.‎

Sebagai putra Betawi, Eky mengaku, terpanggil untuk maju demi mengembalikan wibawa Ibu Kota yang notabene adalah kampung halamannya. Pria kelahiran Kampung Rawa Belong ini mengaku sudah mendapat dukungan sekitar 30 ribu warga DKI untuk maju dari jalur Independen.

“Motivasi saya maju sebagai Cagub karena saya mencintai kampung halaman saya yakni tanah Betawi, saya ingin berbuat sesuatu untuk tanah kelahiran saya. Demi mengembalikan wibawa Ibu Kota,” ucap Eky dengan suara lantang.
Eky mengaku geram dan gelisah dengan ulah dan kebijakan-kebijakan kontroversial Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selama memimpin DKI. Ahok dinilai hanya bekerja untuk pemilik modal dan orang kaya. Sebaliknya menggusur dan menyengsarakan rakyat miskin.

“Pemerintahan jangan seperti sebuah kerajaan yang tidak bisa dikritik, bahkan terkesan buta pada warganya,” ujarnya. Kekecewaan yang paling mendalam adalah terus digusurnya warga dan pemukiman etnis Betawi.

Eky mengaku akan berjuang sekuat tenaga menghadang dan menumbangkan Ahok dari kursi Gubernur DKI Jakarta. Ahok dinilai hanya membuat masalah di Jakarta semakin panas dan memunculkan kecemburuan sosial.

Ekky sengaja memilih lokasi di Pendopo masjid Si Pitung karena Pitung adalah simbol perjuangan melawan kesewenang-wenangan penguasa. Dia mengaku mendapat dukungan lintas elemen warga ibukota untuk merebut kursi Gubernur DKI Jakarta.

Meski begitu, Wakil Ketua KNPI ini juga mengaku belum menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik. “Komunikasi politik belum, tapi saya kenal baik dengan para petinggi parpol. Tapi para ulama, tokoh betawi dan tokoh jakarta sudah ada yang mendukung,” ujarnya.

Pada acara deklarasi Ekky yang juga Wakil Ketua KNPI itu hadir juga sejumlah tokoh masyarakat betawi, aktivis, nelayan dan pejuang penggusuran Kampung. Ada juga sekitar 100 anak yatim piatu untuk didoalan dan membagikan sembako pada warga Marunda.‎ (ts)

Sumber:Posmetro

Check Also

Peringatan HUT RI ke-75 di Kampung Teluk Betung Kenagarian IV Koto Hilir Batang Kapas berlansung Meriah

PESSEL – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia di Kampung Teluk Betung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *