Home / ---- / Limit Laporan IUP 12 Maret 2016, Kab/Kota Masih “Memble”

Limit Laporan IUP 12 Maret 2016, Kab/Kota Masih “Memble”

Padang (LN)–Dengan diterbitkannya Surat Edaran (SE) Kementrian ESDM RI (KESDM) Nomor : 01.E/30/DJB/2015 tentang Pelaksanaan evaluasi penerbitan Izin usaha pertambangan (IUP) mineral dan batubara, memberikan limit kepada kepala daerah (gubenur/walikota/bupati) hingga batas waktu 12 Maret 2016.

Selanjutnya, Gubernur Sumbar memberikan instruksi kepada Walikota/Bupati untuk menyerahkan laporan Izin Usaha Penambangan (IUP) hingga batas waktu 2 Maret 2016.
Namun hingga waktu ditetapkan, ternyata masih banyak Kab/kota yang belum menyerahkan laporannya, sebagaimana dipaparkan Kepala Dinas ESDM Sumbar, Marzuki ketika ditemui media, Kamis (3/3).

Dari data Dinas ESDM Sumbar, yang sudah menyerahkan laporan IUP yakni Kab. Sijunjung, sementara kab/kota lainnya masih belum.

Selanjutnya IUP tersebut akan diverifikasi, dievaluasi dan ditelaah kelengkapannya, baik secara administrasi, keuangan, prosedur dan sebagainya, jelas Marzuki.

Hasil rekapitulasi Dinas ESDM Sumbar Izin Usaha Pertambangan (IUP) mineral dan batu bara triwulan IV (Oktober-Desember 2015) ada sebanyak 246 IUP dengan rinciannya komoditas yakni logam (71) batu bara (53), non logam batuan (122).

Sedangkan daerahnya, Lintas kab/kota (3), solok (32), Solok Selatan (26), Sijunjung (32), Dharmasraya (8), Tanahdatar (3), limapuluh kota (63), pasaman (19), Pasaman barat (3), agam (3), Pesisir selatan (19), Padang pariaman (1), Sawahlunto (17) dan Padang (17)
.

(LN01)

Check Also

Ganti Perusahaan untuk “Kelabui Publik”, Proyek Gedung Kebudayaan Sumbar Terindikasi “Dimonopoli”

Padang (LN)—Gedung Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat (GKSB) memiliki kompleks gedung yang berfungsi sebagai tempat pameran,  …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *