Home / ---- / Progul Wako Padang “Jaling Dimainkan”, Mahyeldi Jadi Tumbal, Rekanan Untung

Progul Wako Padang “Jaling Dimainkan”, Mahyeldi Jadi Tumbal, Rekanan Untung

Padang (LN)—Miris, Program unggulan (Progul) walikota Padang, pembangunan Jalan lingkung (Jaling) di kawasan pemukiman masyarakat sepertinya dijadikan ladang untuk meraup keuntungan bagi kontraktor nakal.

Pembangunan Jalan lingkung (Jaling) dikerjakan asal jadi, Speksifikasi dan volume terindikasi dimainkan untuk meraup keuntungan.

Sebagaimana pelaksanaan pekerjaan pada proyek peningkatan dan rehabilitasi Jalan lingkung (Jaling) berlokasi di jl. Kesehatan dan jl. Pepaya Lapai,. Kec. Nanggalo kota Padang.

Terpantau, Ketebalan beton Jaling K-250 pada tiap tiap ruas sangat bervariasi. Ada yang ketebalan betonnya 10 centimeter (cm) bahkan ada yang tebal 7 cm.

Lihat gambar, klik disini

Pada jaling itu, seyogyanya dibuatkan ruang pemuaian (dilatasi) berjarak 4 meter. Delitasi ini berguna untuk mengindari beton dari keretakan.

Kenyataannya, delitasi itu juga tidak dibuatkan oleh pihak rekanan.

Parahnya, didapati sisa bongkaran pecahan batu bata serta aspal yang digunakan pada jaling tersebut. Kuat dugaan, hal itu sengaja dilakukan untuk menggurangi volume tanah pasir dan batu (Tasirtu).

Gaya curang rekanan ini dengan cara “maling volume”, tentunya akan berdampak terhadap mutu pembangunan Jaling tersebut.

Diprediksi, umur kontruksi jaling ini tidak akan lama, alias cepat rusak sebelum umur yang sudah ditargetkan.

Buktinya, pada beberapa ruas jaling tersebut sudah mengalami keretakan.

Kuat dugaan, terjadinya kongkalingkong sehingga fungsi pengawasan pada saat pelaksaan pekerjaan jaling tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Terkait hal itu, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kota Padang, bidang Perumahan yang juga sebagai PPTK, Norman Yusuf saat dikonfirmasi, Kamis (2/4) melalui whatsap ke telepon selular nomor 0858-3098-3xxx tidak menjawab.

Hingga berita ini diturunkan, media ini masih menunggu konfirmasi dari pihak terkait.

Sementara itu, disisi lainnya salah seorang warga kota Padang, Anto saat diminta komentarnya merasa berang (marah).

Dikatakannya, Jangan sampai ulah kontraktor nakal ini, wali kota Padang Mahyeldi Ansharullah yang dijadikan tumbal.

Mengingat sekarang merupakan tahun politik, maka OPD/Dinas harus bekerja serius dan betul betul.

Karena, Apabila benar Mahyeldi maju pada pilkada Sumbar, maka kinerja OPD/Dinas tentunya akan menjadi tolak ukur keberhasilan, ingatnya.

#tim

Check Also

Bobot Proyek Renovasi dan Perluasan Gedung Kantor PN Padang Minus, PT. LPI Terancam Kena SP-1

Padang (LN)—PT. LAGA PRATAMA INTERINDO (LPI) terancam mendapatkan Surat Peringatan pertama (SP.1) oleh Pengadilan negeri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *