Home / ---- / Proyek Jaling Kapuih Terbengkalai, Diduga CV. Sansdeusa Kinali Kabur dari Tanggung jawab

Proyek Jaling Kapuih Terbengkalai, Diduga CV. Sansdeusa Kinali Kabur dari Tanggung jawab

Padang (LN)—Pekerjaan Pembangunan jalan lingkung pemukiman Kapuih limau manis kec. Pauh kota Padang terbengkelai.

Diduga, kontraktor pelaksana CV. SANSDEUSA KINALI telah kabur dari tanggung jawabnya setelah mencairkan uang muka.

Proyek senilai Rp731.000.000 bersumber dari APBD Sumbar TA.2021 terancam gagal.

Karena, Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama 90 hari kalender, kini tersisa 45 hari lagi

Sedangkan, realisasi bobot pekerjaan jauh dibawah target yang telah direncanakan. Yangmana, Bobot pekerjaan saat ini jauh tertinggal, minus 25 persen dari rencana schedulle

Menurut informasi dilapangan, diketahui ternyata sudah 2 minggu lebih tidak ada aktifitas pekerjaan.

Kuat dugaan, kontraktor CV. SANSDEUSA KINALI telah kabur meninggalkan tanggung jawabnya setelah mencairkan uang muka.

Proyek dengan nomor kontrak 095/SP KPA/Fisik.PSU/KP.PERKIMTAN/IX-2021 Tanggal 22 September 2021 berpotensi merugikan keuangan negara.

Berdasarkan konfirmasi Dinas PERKIMTAN Sumbar, Senin (17/11) melalui PPTK Hary Suseno mengakui memang terjadi keterlambatan pekerjaan hingga 25 persen.

Namun Dinas PERKIMTAN Sumbar telah memberikan peringatan kepada CV. SANSDEUSA KINALI, serta memintanya untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Terkait kondisi itu, Andi pengamat pembangunan, jebolan teknik sipil UNAND Padang saat diminta komentarnya mengatakan,

Dinas PERKIMTAN Sumbar harus mengambil sikap tegas, dengan memperingati kontraktor pelaksana yang bekerja tidak profesional tersebut.

Dengan waktu yang tersisa itu, dikhawatirkan pekerjaan tidak akan bisa tuntas.

Lanjutnya lagi, Dan kalaupun bisa terselesaikan, maka mutu pekerjaan diragukan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.

 

#Tim

Check Also

Anggota DPRD Sumbar Rahmad Saleh Kesal, Pokir Jaling Kapuih Terlantar, CV. SANSDEUSA KINALI harus Di Black List

Padang (LN)—Anggota DPRD Sumbar Rahmad Saleh (RS) merasa kecewa dan kesal, karena pokok fikiran (pokir) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *