Home / ---- / Proyek Rehab Gd. Kantor Dinas SDA Sumbar Beraroma KKN, CV. BUNGA KARYA Abaikan Instruksi KPA dan Spek Teknis

Proyek Rehab Gd. Kantor Dinas SDA Sumbar Beraroma KKN, CV. BUNGA KARYA Abaikan Instruksi KPA dan Spek Teknis

Padang (LN)—Proyek Rehabilitasi Sedang/Berat Gedung Kantor Dinas SDA Sumbar menelan anggaran sebesar Rp1.140.002.345,11 dari APBD Sumbar TA.2019 terindikasi dikerjakan asal asalan dan tanpa mengacu pada spesifikasi teknis yang ada.

Walaupun secara lisan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sudah mengingatkan agar bekerja sesuai dengan spek namun semua itu tidak digubris dan dianggap “angin lewat” oleh rekanan.

Hebatnya, pekerjaan rehabilitasi di kantor Dinas SDA Sumbar ini setiap tahun dikerjakan oleh rekanan yang sama.

Tercium adanya aroma KKN, sehingga rehabilitasi gedung di Dinas SDA Sumbar diber8kan kepada orang yang sama disetiap tahunnya.

Dampaknya, instruksi KPA selaku penanggungjawab kegiatan serta KAK dan spesifikasi teknis sebagai acuan dalam bekerja “dikangkangi”.

Siapakah yang ada di belakang CV. BUNGA KARYA ini sehingga berani mengabaikan ketentuan yang ada ?

Berdasarkan hasil konfirmasi, Jumat (27/9) kepada Dinas SDA Sumbar melalui KPA Program peningkatan Sarana dan prasarana Edwin Pramudia mengakui tidak mengetahui berapa bobot pekerjaan hingga saat ini. Alasannya, belum menerima laporan dari PPK/PPTK.

Pada minggu ini saya belum menerima laporan dari PPK/PPTK, ucap Edwin.

Dan Edwin juga mengakui, bahwa Sebelumnya (tahun 2018) pekerjaan pemeliharaan gedung kantor Dinas SDA Sumbar juga dikerjakan oleh orang yang sama yakni pak Yas.

Disampaikannya, Dinas SDA Sumbar hanya menerima hasil lelang dari UKPBJ Sumbar. Jadi yang menetapkan perusahaan pemenang tender merupakan wewenang UKPBJ Sumbar bukan  Dinas SDA Sumbar.

Sambungnya, Apabila dilihat dari hasil evaluasi penawaran harga,  CV. BUNGA KARYA turun sekitar 18 persen dari HPS.

Mengingat hal itu, maka selaku KPA, saya sudah mengingatkan agar CV. BUNGA KARYA dapat bekerja sesuai dengan spek yang sudah ditetapkan dalam dokumen, ingat Edwin.

Berdasarkan tinjauan media, Jumat (27/9) ternyata apa yang disampaikan KPA tersebut, sepertinya tidak dihiraukan CV. BUNGA KARYA.

Terindikasi, CV. BUNGA KARYA bekerja tidak sesuai dengan spek yang sudah ditetapkan pada dokumen (RAB, KAK dan spesifikasi teknis).

Pada pekerjaan rangka plafon hollow diduga tidak sesuai dengan spek semestinya. Selain itu, CV. BUNGA KARYA  dalam melaksanakan pekerjaan yang diberikan kepadanya, terkesan tidak profesional. seperti yang terlihat pada  pekerjaan ruangan rapat.

Yang mana, plafon gibsum sudah terpasang, sementara pekerjaan Mekanikal elektrikal (ME) masih berserakan, seperti kabel dan titik lampu belum dibuat satupun.

Terkait hal itu, media ini masih berupaya untuk melakukan konfirmasi kepada PPTK, Pengawas ataupun kontraktor pelaksana CV. BUNGA KARYA.

 

Tunggu berita selanjutnya.

 

 

#fit

Check Also

Hadapi Pasar Global, Dinas Perdagangan Dorong Pelaku Usaha Tingkatkan Kwalitas Produk

Padang (LN)–Dinas perdagangan kota padang tidak henti hentinya mendorong meningkatkan potensi pelaku usaha. Agar bisa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *