Home / ---- / Realisasi Volume Pekerjaan Gedung Bappeda Padang Plus, PT. Marlanco Target Tuntaskan Pekerjaan Sebelum Jadwal

Realisasi Volume Pekerjaan Gedung Bappeda Padang Plus, PT. Marlanco Target Tuntaskan Pekerjaan Sebelum Jadwal

Project Manager (PM) Pemb. Gd Bappeda Kota Padang, Arifin

PADANG (LN)—Pembangunan gedung Bappeda Kota Padang ditargetkan akan terselesaikan lebih cepat dari jadwal yang diberikan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPR-KPP) Kota Padang.

PT. Marlanco sebagai perusahaan profesional dengan segudang pengalaman di bidang kontruksi, optimis dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai spek teknis sebelum jadwal yang diberikan yaitu 26 Desember 2017.

Sebagaimana disampaikan PT. Marlanco, Project Manager (PM) Pembangunan gedung Bappeda Kota Padang Arifin, didampingi Site Manager (SEM) Beny Bakri saat ditemui media ini di lokasi proyek, Selasa (29/8) mengatakan, Pelaksanaan pekerjaan pembangunan gedung Bappeda kota Padang hingga saat ini masih berjalan lancar, tanpa ada kendala teknis.

Yang menjadi kendala hanya faktor non-teknis seperti cuaca yang tidak stabil.  Hujan yang turun tidak menentu berdampak terhadap volume pekerjaan. Yangmana pekerjaan jadi terhambat dan tidak maksimal, ungkapnya.  

Dan untuk menghadapi kondisi itu, kita sudah menyiapkan strategi yakni dengan menggenjot pekerjaan disaat cuaca bagus, menambah tenaga kerja serta waktu kerja (lembur), jelas Arifin yang di anggukan Beny.

Ditambahkan Beny, Pada saat ini, volume pekerjaan sudah melebihi (plus) dari target schedul yang dibuat. Realisasi volume pekerjaan sudah mencapai 51,53 persen, sedangkan rencana hanya 51,51 persen.

Dijelaskannya, Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan pembangunan gedung Bappeda kota Padang selama 244 hari kalender. Waktu tersebut akan dimanfaatkan secara optimalkan, sehingga pekerjaan yang sudah mulai sejak 27 April 2017 lalu diprediksi akan dapat terselesaikan sebelum jadwalnya yakni 26 Desember 2017 mendatang.

PT. Marlanco optimis dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan spek teknis sebelum waktunya tentunya memiliki dasar dan kajian.

Menurutnya, dengan penambahan tenaga kerja dan melakukan pekerjaan lembur, otomatis volume pekerjaan dapat meningkat. Selain itu, untuk menunjang maka segala material yang dibutuhkan untuk pekerjaan sudah dipersiapkan (stok barang) sehingga pekerjaan berjalan lancar, jelas Beny. 

Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPR-KPP) Kota Padang, Kepala Bidang Cipta Karya yang juga menjabat sebagai PPTK Pembangunan Gedung Kantor Bappeda Kota Padang, Herman mengatakan Agar konstruksi fisik bangunan gedung Bappeda Padang dapat optimal, maka pelaksanaan pekerjaan harus mengacu pada standar-standar konstruksi bangunan gedung negara sebagaimana terdapat dalam dokumen pengadaan dan ketentuan- ketentuan yang ditetapkan dalam kontrak, harapnya.

Diberitahukannya, Pembangunan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang yang tertuang dalam DPA-SKPD Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPR-KPP) Kota Padang Tahun Anggaran 2017.

Bangunan gedung Bappeda Kota Padang perencanaanya dibuat oleh PT. Reka Cipta Konsulindo Prima  dengan struktur bangunan bertingkat tiga. Karena keterbatasan anggaran, maka pembangunan gedung ini dilakukan secara bertahap.

Pada tahun 2017, Pembangunan gedung Bappeda Kota Padang dipercayakan pada PT. Marlanco dengan beberapa item pekerjaan yakni pekerjaan persiapan, pekerjaan struktur dan pekerjaan arsitektur. Selanjutnya pembangunan akan berlanjut di tahun 2018.

Pembangunan gedung Bappeda Kota Padang merupakan salah satu program pasca gempa Pemerintah Kota Padang yakni melakukan pemindahan Pusat Pemerintahan dari Kecamatan Padang Barat ke Kelurahan Aie Pacah di Kecamatan Koto Tangah yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah No. 26 Tahun 2011.

Sebagai pedoman untuk pembangunan Pusat Pemerintahan yang baru, maka pada Tahun Anggaran 2010 disusun Masterplan Pusat Pemerintahan Kota Padang dan pada Tahun Anggaran 2011 dilaksanakan Penyusunan DED Perkantoran Pemerintah Kota Padang untuk 3 bangunan utama yang berada dalam zona inti, yaitu Kantor Walikota, Gedung DPRD dan Mesjid Raya.

Berdasarkan Masterplan Pusat Pemerintahan Kota Padang, disebutkan bahwa kantor-kantor SKPD berada di zona penunjang yang mengelilingi zona inti.

Kegiatan Pembangunan Kantor Bappeda Kota Padang yang berada di zona penunjang sudah melewati perencanaan teknis konstruksi yang dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Padang. Pada tahun 2017 kegiatan tersebut diteruskan ke tahap pelaksanaan konstruksi.

#Ln/fit

Check Also

Jalin Tali Kasih, IKW RI Kerjasama Humas Polda Sumbar Salurkan Bantuan Sembako

Padang (LN)– Ikatan Keluarga Wartawan (IKW-RI) Sumbar Bekerja sama dengan Humas Polda Sumbar dan Humas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *