Home / ---- / Refocusing Anggaran di Kementrian PUPR RI Capai Rp1,7 Triliun, 6 Paket Rusun dan Rusus di Sumbar Terdampak

Refocusing Anggaran di Kementrian PUPR RI Capai Rp1,7 Triliun, 6 Paket Rusun dan Rusus di Sumbar Terdampak

Padang (LN)—Pandemi Covid berdampak besar terhadap pembangunan rumah susun (rusun) dan rumah khusus (rusus).

Rusun dan rusus yang seharusnya dapat terselesaikan pada TA.2020 menjadi tertunda karena kegiatan single yeard contract (SYC), berubah menjadi multy yeard contract (MYC).

Dilakukannya pemotongan anggaran (refocusing) bertujuan untuk penanganan covid 19.

Refocusing anggaran pada Kementrian PUPR RI Dirjen Perumahan mencapai hingga Rp1,7 triliun.

Dampaknya, beberapa pembangunan rusun dan rusus pada lima provinsi seperti Sumut, Riau, kepulauan Riau, Jambi dan Sumatera barat harus tertunda hingga tahun 2021.

SNVT Perumahan Sumbar, melalui kepala bidang perumahan, Syafriyanto ketika dikonfirmasi via telpon selular beberapa waktu lalu mmembenarkan adanya pemotongan anggaran (refocusing) pada kegiatan pembangunan rusun dan dan rusus tersebut.

Dikatakannya, ada beberapa kegiatan yang terkena refocusing diantaranya, Pembangunan rusun Unand Padang, rusun UNP, Rusun ITP

Berdasarkan surat dari Kementrian PUPR RI Dirjen Perumahan, bernomor : PS.0403 Dr/485, tertanggal 10 Juni 2020, terdapat 6 paket kegiatan yang dikelola SNVT Perumahan Sumbar terkena refocusing.

Adapun 6 paket pekerjaan tersebut antaranya pembangunan rusun unand, Pembangunan rusun UNP, Pembangunan rusun ITP, supervisi rusun Unand serta supervis rusun UNP

Untuk Pembangunan rusun Unand senilai Rp15,6 milyar, dibagi pada TA.2020 sebesar Rp4,6 milyar sedangkan sisanya Rp10,9 milyar di TA.2021, ucapnya.

#fit

Check Also

Dorong Kemajuan Pariwisata di Sumbar, Masyarakat Sadar Wisata Kunjungi Objek Wisata Linggai Park Kab. Agam

Agam (LN)—Potensi wisata di provinsi Sumatera barat, masih banyak yang tersembunyi. Apabila dimanfaatkan dan dikelola …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *